ADVERTISEMENT

Anthony Ginting Target Ranking 1 Dunia di 2022

Mercy Raya - Sport
Kamis, 09 Des 2021 20:45 WIB
Anthony Sinisuka Ginting
Anthony Sinisuka Ginting berambisi menjadi nomor 1 dunia di tahun depan. (Foto: dok.PBSI)
Jakarta -

Pebulutangkis Anthony Sinisuka Ginting mematok target tembus ranking 1 dunia pada 2022. Namun, butuh persiapan matang untuk mewujudkannya.

Anthony kini berada di peringkat lima ranking Badmintom World Federation (BWF). Catatan itu diperoleh setelah peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu mengikuti setidaknya 10 turnamen baik kejuaraan individu maupun beregu.

Dalam kariernya, Ginting pernah menjejak peringkat ketiga pada tahun lalu. Setelah itu, ia mengalami penurunan seiring hasil-hasil dari sejumlah turnamen yang dilakoni.

Begitu pun dengan tahun ini. Capaian terbaiknya hanya sebagai semifinalis di Thailand Open, BWF World Tour Finals 2020, serta Olimpiade Tokyo. Sementara di Kejuaraan Beregu, Anthony sukses mengantarkan timnya menjadi juara Thomas Cup 2021. Sedangkan sisa turnamen lainnya, Ginting nyaris tersingkir di babak 32 besar. Hasil-hasil itu disebut Anthony sebagai bahan evaluasinya di musim turnamen tahun depan.

"Kalau dari ranking ingin lebih lagi. Saya pribadi ingin jadi ranking 1 cuma memang harus lebih disiapkan lagi. Dari hal-hal kemarin pertandingan tiga bulan kemarin seperti apa, evaluasinya seperti apa. Nanti setelah istirahat, refreshing, kita gempur lagi untuk ke persiapan tahun depan," kata Ginting kepada detikSport.

BWF telah merilis jadwal terbaru untuk musim 2022. Tak banyak perubahan karena BWF masih menerapkan turnamen klaster guna mengurangi kompleksitas seputar perjalanan lintas batas. Kondisi tersebut bukan tak mungkin kembali memengaruhi fisik dan mental para atlet. Lantas bagaimana Ginting mengantisipasinya?

"Pelajaran (yang diambil) selama pertandingan tiga bulan kemarin sih lebih ke kondisi prima badannya. Seperti sport science seperti apa, recoverynya, latihan-latihan seperti apa. Ya maksudnya mungkin menurut saya tak bisa kita lakukan sama seperti (latihan) di Jakarta. Ini kan satu dua hari sudah main lagi. Jadi latihan apa yang memang harus kita mengerti. Misalnya, biasanya di sini lari 20 kali keliling sampai di sana enggak bisa lagi. Lebih ke maintenance saja. Lalu refresing otak. Kadang kita kan capek match setiap hari, jadi cari cara baru lagi buat refresh lagi," Ginting menjelaskan.

Begitu pun menyoal turnamen-turnamen yang bakal diikuti tahun depan. Ginting menyebut belum ada keputusan.

"Masih belum tahu sih turnamen-turnamen apa yang diprioritaskan tahun depan. Karena melihat dari turnamen 3 bulan kemarin saja ada cedera, segala macam. Bukan satu dua orang saja tapi atlet-atlet lain mengalami hal sama. Itu satu hal yang menjadi kekhawatiran kami sebagai atlet apalagi Olympic 2024 sudah dekat juga, pengejaran kualifikasi juga," kata Ginting.

"Ya pastinya harus maksimal di turnamen yang kita ikuti. Dikuatin dari segi badan segala macam supaya tidak cedera," kata dia menambahkan.



Simak Video "Anthony Ginting Gagal ke Final, Kalah dari Chen Long"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT