Jonatan Juara Lagi Usai 2 Tahun Tanpa Gelar Turnamen Individu

ADVERTISEMENT

Jonatan Juara Lagi Usai 2 Tahun Tanpa Gelar Turnamen Individu

Mercy Raya - Sport
Minggu, 27 Mar 2022 22:08 WIB
Jonatan Christie of Indonesia reacts during the match against Denmarks Anders Antonsen (not seen) during the Thomas Cup mens team semifinal match in Aarhus, Denmark October 16, 2021. (Photo by Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP) / Denmark OUT
Jonatan Christie juara Swiss Open 2022 (Foto: AFP/CLAUS FISKER)
Basel -

Jonatan Christie tampil sebagai juara Swiss Open 2022. Jonatan mengakhiri puasa gelar individu yang sudah berlangsung dua tahun.

Jojo, begitu ia karib disapa, meraih gelar pertamanya di Swiss Open 2022. Ia mengalahkan Prannoy H. S di partai final yang berlangsung di Basel, Minggu (27/3/2022).

Jonatan menang dalam duel straight game 21-12, 21-18 dalam waktu 48 menit, sekaligus mengantarkannya menuju podium juara.

Hasil tersebut tentu membanggakan setelah adangan berat yang ia hadapi selama di Eropa. Jonatan sempat terpapar COVID-19 di German Open pada dua pekan lalu.

Di Jerman sendiri, ia hanya mampu sampai babak kedua setelah dikandaskan Kunlavut Vitidsarn dengan skor 20-22, 21-9.

Setelah itu, ia berlanjut ke All England. Lagi-lagi ia terhenti sebelum mencapai partai puncak. Jonatan terhenti di perempatfinal oleh Chou Tien Chen (Taiwan) dengan skor 10-21, 15-21.

Jonatan kemudian bertarung di Swiss Open. Perlahan tapi pasti, Jonatan mampu melewati tiap adangan sejak babak pertama hingga akhirnya melesat ke partai final.

Ia pribadi bahkan sempat tak menyangka bisa lolos final turnamen BWF Super 300 ini.

"Setelah apa yang terjadi Jerman, saya (terkena) COVID -19, sekarang bisa ke final itu luar biasa rasanya," ungkap Jonatan sebelum bertanding.

Meskipun begitu, Jonatan mampu membuktikan dirinya belum lah habis. Setelah sempat membawa Indonesia juara Piala Thomas tahun lalu, kini Jonatan kembali meraih gelar juara di turnamen perorangan.

Terakhir kali Jonatan meraih juara di Australia Open dan New Zealand Open 2019. Saat itu, ia meraih gelar tersebut di tengah penilaian publik bahwa Jonatan merupakan spesialis multievent.

Tapi lagi-lagi, Jonatan kembali membuktikan dirinya juga cakap tak hanya di multiajang olahraga, tapi beregu dan perorangan.

Setelah Swiss Open, Jonatan dijadwalkan bakal turun di Korea Open pada 5 sampai 10 April di Suncheon. Mampu juara lagi, Jo?

(mcy/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT