Putri KW Cs Masuki Persiapan Akhir Tampil di SEA Games 2021

Mercy Raya - Sport
Rabu, 11 Mei 2022 22:00 WIB
Putri Kusuma Wardani
Putri Kusuma Wardani (Foto: dok. PBSI)
Jakarta -

Tim tunggal putri Indonesia memasuki tahap akhir menuju SEA Games 2021. Saat ini, Putri Kusuma Wardani dkk lebih banyak melakukan sparring dan game.

Bulutangkis di SEA Games 2021 akan dimulai 16 sampai 22 Mei mendatang. Merah Putih menurunkan 20 pemainnya yang terdiri dari 10 pebulutangkis putra dan 10 pebulutangkis putri.

Dari jumlah tersebut, tunggal putri diwakilkan Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani, Stephanie Widjaja, dan Saifi Rizka Nurhidayah.

"Anak-anak tunggal putri sudah masuk latihan ke persiapan akhir untuk bertanding, lebih banyak game juga sparring," kata Pelatih Tunggal Putri Indonesia Herli Djaenudin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5/2022).

Herli mengungkapkan kondisi anak-anak asuhnya itu terus membaik. Ia juga terus berkoordinasi dengan pelatih fisik untuk menjaga kebugaran jelang keberangkatan. Apalagi sebelumnya mereka tampil di Kejuaraan Asia 2022 dan terpotong libur Idul Fitri.

"Kondisi anak-anak hingga saat ini sudah bagus dan siap untuk bertanding. Kami juga koordinasi dengan pelatih fisik untuk menjaga kebugaran mereka," sebut Herli.

"Khusus untuk Gregoria, Putri KW, dan Stephanie yang turun di Kejuaraan Asia lalu, saya berharap mereka semakin percaya diri dan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Putri Kusuma Wardani mengaku senang terpilih dalam skuad SEA Games kali ini. Dia bertekad untuk tampil lebih berani dari sebelumnya. "Persiapan sudah cukup bagus, tinggal mematangkan pukulan dan variasinya," tutur Putri.

"Yang pasti senang banget bisa terpilih mewakili Indonesia di SEA Games. Ada tegang sedikit karena baru pertama main SEA Games. Tetapi nanti di sana semangat tidak mau kalahnya sama mentalnya harus lebih berani lagi," dia menjelaskan.

Tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan terbang ke Vietnam pada Jumat (13/11) pagi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

(mcy/aff)