ADVERTISEMENT

Bilqis Prasista, Anak Joko Supriyanto yang Kejutkan Pemain Dunia

Mercy Raya - Sport
Kamis, 12 Mei 2022 15:08 WIB
Tim Indonesia berhasil meraih kemenangan di babak kualifikasi Grup A Uber Cup 2022. Bilqis Prasista dkk berhasil menang telah 5-0 atas Prancis.
Bilqis Prasista, Anak Joko Supriyanto yang Kejutkan Pemain Dunia (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Bilqis PrasistaTunggal putri Indonesia Bilqis Prasista mendadak menjadi perbincangan. Hal itu tak lepas dari catatan prestasi yang mentereng di Uber Cup 2022.

Bagaimana tidak, Bilqis yang merupakan peringkat 333 dunia sukses mengalahkan tunggal nomor 1 dunia, Akane Yamaguchi, di laga terakhir penyisihan grup A antara Indonesia versus Jepang pada kejuaraan beregu putri di Impact Arena, Bangkok, Rabu (11/5) kemarin.

Bilqis menang dua game langsung atas juara dunia 2021 itu dengan skor 21-19, 21-19. Tapi yang membuat Bilqis semakin istimewa, ia menjadi satu-satunya pemain yang berhasil menyumbangkan poin untuk Indonesia.

Sedangkan, empat wakil Indonesia lainnya yang tampil saat menghadapi Jepang gagal mempersembahkan poin. Alhasil Merah Putih kalah 1-4 atas tim Negeri Matahari Terbit dan harus puas menempati runner up Grup A.

Bahkan jauh sebelum itu, Bilqis Prasista juga tercatat kerap menyumbangkan poin untuk Indonesia saat menghadapi wakil Prancis dan Jerman.

Catatan apik itu ternyata tak lepas dari darah dua legenda bulutangkis. Bilqis merupakan anak dari pasangan Joko Supriyanto dan Zelin Resiana.

Darah kental seorang atlet yang tak pernah menyerah ada dalam dirinya. Bagaimana pun, Joko merupakan mantan atlet bulutangkis Indonesia yang sukses membawa gelar Thomas Cup pada 1994, 1996, 1998, dan 2000. Sedangkan adalah mantan pemain bulutangkis putri yang juga berhasil membawa Indonesia juara Uber Cup pada 1994 dan 1996.

Sejak kecil, ia sudah ditempa oleh kedua orang tuanya. Tak ayal, keahlian Bilqis mengolah tepok bulilu pun nyaris sama dengan orang tuanya. Hal itu pun diamini ibunya Bilqis, Zelin. "Tenang, kayak lemes, kayak enggak ada ekspresinya. Persis kayak bapaknya," sebut Zelin seperti dikutip dari detikjateng.

Bilqis Prasista curi atensi usai kalahkan Akane Yamaguchi. Namun langkahnya terhenti di Uber Cup 2022 usai takluk dari wakil China 21-19, 18-21 dan 7-21.Bilqis Prasista (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Bilqis, diceritakan Zelin, setelah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) diketahui suddah mulai ikut-ikutan ayahnya berlatih di Jakarta. Tahu keinginan anaknya, Zelin dan Joko pun memberikan pelatihan secara intens hingga akhirnya bergabung dengan PB Djarum sejak SMA.

Untuk masuk PB Djarum juga tak mudah. Bilqis harus gagal dulu sebelum akhirnya bergabung dengan PB Djarum pada tahun 2018 melalui audisi khusus.

"Waktu audisi umum Bilqis belum lolos karena saat itu memang ia belum menonjol. Baru empat tahun kemudiam ada turnamen di Surabaya, kami lihat Bilqis mulai menunjukkan kebolehannya," kata Manajer PB Djarum, Fung Permadi.

"Memang gap waktunya juga pPB Djarumanjang, empat tahun, sehingga ada waktu yang banyak untuk Bilqis terus belajar. Secara usia juga dia lebih matang," kata Fung, dalam laman resmi klub.

"Apalagi dia dipoles sama orang tuanya, kita sudah tahu orang tua Bilqis merupakan pemain hebat. Setelah turnamen di Surabaya akhirnya Bilqis kami undang untuk audisi khusus dan kemudian bergabung dengan PB Djarum."

Hanya saja Fung mengakui selama Bilqis Prasista masuk di Pelatnas PBSI, ia tak bisa memantau langsung perkembangan si atlet. Akan tetapi dengan pencapaiannya mengalahkan atlet nomor satu dunia, ia menilai Bilqis mengalami kemajuan.

"Kami tentu gembira dengan kemajuan Bilqis. Dia memiliki keberanian menghadapi pemain yang jauh di atasnya. Tapi kalau melihat penampilan seorang atlet tidak bisa dinilai dari satu pertandingan saja. Ia tak boleh lengah. Tapi tentu ini menjadi sinyal positif buat Bilqis," kata Fung.

"Dan kami punya harapan agar Bilqis bisa lebih berkembang dan tambah percaya diri. Kami juga berharap Bilqis bisa cepat matang dan terua unjuk gigi dalam menghadapi pemain kelas dunia," ujar Fung.

Sementara itu, Bilqis mengakui jika ia kerap mendapat motivasi khusus dari ibunya. Hal itu juga yang melecutnya ingin berprestasi melebihi capaian orang tuanya.

"Mama sudah kasih pesan untuk saya sebelum bertanding di sini. Katanya kalau main harus all out dan jangan mau kalah. Jadi mama suka bilang buktikan kalau saya bisa," kata Bilqis.

"Saya juga ingin melebihi pencapaian mama," ucap Bilqis.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT