Indonesia Open 2006
Taufik Selamatkan Muka Indonesia
Minggu, 04 Jun 2006 17:02 WIB
Surabaya - Taufik Hidayat menyelamatkan muka Indonesia setelah meraih juara tunggal putra Indonesia Terbuka 2006. Di final yang berlangsung di GOR Kertajaya, Minggu (4/6/2006), Taufik menundukkan pebulutangkis andalan Cina Bao Chunlai 21-18 21-19. Kemenangan Taufik menjadi penyelamat muka Indonesia yang hanya memenangkan satu gelar di turnamen tahun ini, yang dicapainya dalam kondisi belum fit 100 persen karena habis cedera punggung. Sebelumnya dua putra bangsa yakni Candra Wijaya dan Tony Gunawan memang mampu menjadi juara di ganda putra. Tetapi kemenangan tersebut terasa tidak afdol mengingat Tony membawa bendera Amerika Serikat, sementara Candra, meski berkewarganegaraan Indonesia, tetapi sudah mundur dari pelatnas seusai Piala Thomas lalu. Hanya satu gelar yang diraih pebulutangkis Indonesia menurun dibandingkan tahun lalu. Di Jakarta tahun lalu, Indonesia menggondol dua gelar melalui Lilyana Natsir/Nova Widianto dan Markis Kido/Hendra Setiawan. Adapun Markis/Hendra gagal mempertahankan gelarnya setelah ditekuk Candra/Tony di final yang berlangsung beberapa jam sebelumnya. Hal sama dengan Lily/Nova yang ditekuk pasangan Cina Xie Zhong Bo/Zhang Yawen juga di partai puncak. Meski untuk Indonesia hasil Indonesia Terbuka 2006 ini tidak memuaskan, tidak demikian buat Taufik. Dengan menjuarai turnamen berhadiah US$ 20 ribu dollar tersebut, dia mencatatkan namanya sebagai pebulutangkis pertama yang berhasil menang enam kali di turnamen bintang enam itu -- sebelumnya menang di tahun 1999, 2000, 2002, 2003 dan 2004.Tapi pencapaiannya tahun ini dirasa menantu Agum Gumelar itu lebih istimewa. "Akhirnya saya juara lagi setelah terakhir menang di kejuaraan dunia delapan bulan lalu," kata Taufik seusai pertandingan. "Ini adalah gelar keenam buat saya. Saya harap ini bisa memacu saya agar lebih berprestasi lagi ke depan," tambahnya seraya mengatakan medali emasnya dipersembahkan buat pelatihnya. Foto: Taufik Hidayat mengepalkan tangannya usai memastikan kemenangan atas Bao Chunlai di final tunggal putra Indonesia Open di Surabaya, 4 Juni 2006. (AFP/Jewel Samad) (mel/)











































