Gagal di Indonesia Open, Hendra/Ahsan Mau Bangkit di 3 Turnamen

Mercy Raya - Sport
Rabu, 15 Jun 2022 15:35 WIB
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tersingkir di Indonesia Open 2022, berniat bangkit di 3 turnamen. (Foto: dok.detikcom/Mercy Raya)
Jakarta -

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kecewa dengan hasil di Indonesia Open 2022. Mereka kalah di babak awal ajang super series di kandang.

Hendra/Ahsan langsung tersingkir di babak pertama turnamen BWF Super 1000, Rabu (15/6/2022). Melawan Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China), mereka harus menyerah dengan skor 17-21, 22-24.

The Daddies menyayangkan kesalahan-kesalahan sendiri yang kerap terjadi sepanjang pertandingan Indonesia Open 2022, di mana Le Minerale menjadi sponsor Official Mineral Water dari event ini.

"Yang pasti hasilnya kurang sesuai ekspektasi tapi ya lawan main bagus hari ini. Saya rasa saat poin-poin kritis kami banyak melakukan kesalahan," kata Hendra, usai tanding.

"Saya juga tidak mau melakukan kesalahan-kesalahan tapi ya buat kesalahan. Tapi begitu lah pemain, kadang lagi bagus, lagi enak, dan sekarang mungkin lagi banyak kesalahan," Ahsan menimpali.

Terlepas dari pola permainan lawan yang tampil menyerang, faktanya Hendra/Ahsan juga tampak kesulitan mengimbangi agresivitas lawannya yang jauh lebih muda dari mereka.

Hal itu pun tampak saat di gim kedua, beberapa kali Hendra/Ahsan terlihat kehabisan bensin setelah melakukan adu drive dengan Liu/Ou. Menyoal itu, Ahsan mengakui staminanya berkurang khususnya di poin-poin akhir.

Hendra/Ahsan di Indonesia Open 2022Hendra/Ahsan di Indonesia Open 2022. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

"Ya memang stamina cukup menurun di poin-poin akhir tapi saya sudah cukup mengalami seperti itu ya. Jadi memang saya bertahan, ya kalau menang saya tetap fight," tuturnya.

Setelah Indonesia Masters dan Indonesia Open, Hendra/Ahsan dijadwalkan tampil di tiga turnamen yaitu Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapore Open 2022.

"Ya paling tidak di tiga kejuaraan itu kami bisa mendapatkan hasil yang bagus. Jadi karena dua kali hasil di sini jelek, semoga antara di Malaysia dan Singapura kami bisa mendapat hasil yang bagus," kata Hendra.

(mcy/cas)