Hendra/Ahsan Nggak Mau Habis Bensin di Kejuaraan Dunia 2022

Mercy Raya - Sport
Rabu, 15 Jun 2022 17:30 WIB
Hendra/Ahsan hadapi wakil Korsel Kang/Seo di babak 16 besar Indonesia Masters 2022. The Daddies kalah dalam rubber game.
Hendra/Ahsan Nggak Mau Habis Bensin di Kejuaraan Dunia 2022 (Foto: Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta -

Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mematok target medali di Kejuaraan Dunia 2022. Namun, fisik selalu menjadi problema.

Tak bisa dipungkiri usia yang semakin bertambah membuat Hendra/Ahsan kesulitan bersaing dengan pemain-pemain muda.

Kendati memiliki skill di atas rata-rata, faktanya tenaga menjadi salah satu faktor kesuksesan pemain memenangkan sebuah laga.

Tapi Hendra/Ahsan tak lagi muda. Hendra akan berusia 37 tahun pada 25 Agustus ini, sedangkan Ahsan menginjak 34 tahun 7 September mendatang.

Sementara menuju Kejuaraan Dunia yang berlangsung 14-18 Desember di Guangzhou, China, Daddies setidaknya masih menyisakan sekitar 11 pertandingan wajib.

Selain untuk poin ke Kejuaraan Dunia, juga untuk menambah poin ranking dunia mereka yang kini turun ke peringkat ketiga, dari sebelumnya kedua.

Seiring itu, tenaga dan fisik menjadi salah satu yang harus diperhatikan oleh keduanya. Jangan sampai gempur di awal, tapi kehabisan bensin di target utamanya.

Sebab, hal itu sudah tampak di dua ajang Indonesia Masters dan Indonesia Open yang berlangsung dalam dua pekan ini. Mereka kandas di babak babak 16 besar, kemudian tersingkir di babak pertama.

Hasil terakhir diperoleh selain karena pola permainan lawan yang bagus, Hendra/Ahsan melawan Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi juga tampak tenaganya cukup habis-habisan. Sebelum kemudian mereka kalah 17-21, 22-24 di Indonesia Open 2022, di mana Le Minerale menjadi sponsor Official Mineral Water dari event ini.

"Seminggu dari sini akan ada Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapora Open ya. Mungkin target kami inginnya bisa meraih medali di Kejuaraan Dunia. Jadi ya paling tidak di tiga kejuaraan it, kami bisa mendapatkan hasil yang bagus karena di sini hasilnya jelek," kata Hendra.

"Kalau soal fisik tidak bisa ditingkatkan, tapi yang bisa itu mempertahankan," kata Hendra menyoal kadar fisik untuk melalui turnamen-turnamen selanjutnya.

"Yang penting kami bisa maintenance bagus. Jangan sampai turun banget," ujarnya.

Hendra/Ahsan di Indonesia Open 2022Hendra/Ahsan di Indonesia Open 2022. Foto: Grandyos Zafna/detikcom
(mcy/aff)