Bagas/Fikri Terima Beban Jadi Andalan di Tur Malaysia

Mercy Raya - Sport
Selasa, 21 Jun 2022 11:30 WIB
Indonesias Muhammad Shohibul Fikri and Bagas Maulana, right, compete against their compatriots Mohammad Ahsan and Hendra Setiawan during their mens doubles final match at the All England Open Badminton Championships in Birmingham, England, Sunday, March 20, 2022. (AP Photo/Rui Vieira)
Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mau menjadi andalan di tur Malaysia. (Foto: AP/Rui Vieira)
Jakarta -

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berpeluang menjadi andalan di dua turnamen Malaysia Open dan Malaysia Masters 2022. Keduanya mau menerima beban menjadi andalan ganda putra.

Ganda putra memang saat ini menjadi sektor paling subur di antara sektor-sektor lainnya. Mereka punya enam pasang yang bisa diandalkan menjadi juara.

Hal itu tak lepas dari beberapa gelar yang mampu direbut mereka secara bergantian sepanjang tahun ini. Dari mulai All England, Kejuaraan Asia, SEA Games, hingga Indonesia Masters yang berakhir dua pekan lalu.

Namun, saat ini tak semua ganda putra Indonesia dalam kondisi optimal. Dua pasang di antaranya bahkan belum sempurna karena masalah cedera.

Marcus Fernaldi masih dalam tahap pemulihan setelah operasi pergelangan kaki. Terbukti di Indonesia Masters dan Indonesia Open pun, ia bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo belum mampu meraih hasil maksimal. Setelah keluar sebagai semifinalis di Indonesia Masters 2022, keduanya kemudian terhenti di babak 16 besar Indonesia Open.

Sedangkan pasangan lainnya, Yeremia Rambitan tak bisa tampil di turnamen karena cedera lutut yang dialaminya pada Indonesia Open pekan lalu. Pasangan Pramudya Kusumawardana ini pun harus terparkir selama 3 sampai 6 bulan.

Dengan begitu ganda putra menyisakan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Fajar Alfian/Muhamamd Rian Ardianto, dan Bagas/Fikri. Tapi keempat pasang ini juga harus bersiap karena waktu persiapan yang tidak banyak.

"Di ganda putra kan banyak (stoknya). Rezeki sudah ada yang mengatur. Ya, kami sih cuma maunya semaksimal saja di pertandingan," kata Bagas kepada pewarta.

"Kami sendiri sudah latihan seperti biasa lagi. Tetap fokus, semangat, dan yang penting sehat," lanjutnya.

Usai dua turnamen beruntun di Jakarta, Bagas dkk praktis cuma waktu sepekan latihan menuju dua turnamen Malaysia Open (28 Juni-3 Juli) dan Malaysia Masters (5-10 Juli). Lantas bagaimana mereka mempersiapkannya?

"Sebelumnya kan ada jeda waktu persiapan 1 sampai 2 bulan. Sekarang pertandingan banyak, ya kami harus adaptasi dan menyesuaikan. Kemarin sudah mulai latihan teknik dan fisik walaupun sulit ditingkatkan, minimal harus dijaga," kata Fikri.

Simak juga Video: Keren! Tim Thomas Cup RI Pecundangi Singapura dengan Skor 4-1

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/cas)