PBSI Target Tiga Gelar di Singapore Open 2022

ADVERTISEMENT

PBSI Target Tiga Gelar di Singapore Open 2022

Mercy Raya - Sport
Selasa, 12 Jul 2022 17:10 WIB
GOLD COAST, AUSTRALIA - APRIL 05:  A detail view of a badminton raquet and shuttlecock during the Badminton Mixed Team Group Play Stage - Group A on day one of the Gold Coast 2018 Commonwealth Games at Carrara Sports and Leisure Centre on April 5, 2018 on the Gold Coast, Australia.  (Photo by Scott Barbour/Getty Images)
Ilustrasi (Getty Images)
Jakarta -

PBSI mematok target tiga gelar di Singapore Open 2022. Tunggal putra menjadi salah satu andalan yang diproyeksikan juara.

"Harapannya, di Malaysia Masters dapat dua gelar, semoga bisa meraih tiga gelar juara di Singapura ini, yaitu dari sektor tunggal putra, ganda putra, dan ganda putri," kata Kepala bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, dalam keterangan tertulisnya Selasa (12/7).

Bukan tanpa alasan, eks Kepala Pelatih Timnas Jepang ini menyampaikan demikian. Menurutnya, hasil bagus di Malaysia Masters menjadi modal tim Merah-Putih bisa mempersembahkan hasil yang lebih baik di ajang yang menyediakan total 370 ribu dolar AS ini.

Di Malaysia Master 2022, Indonesia setidaknya merebut dua gelar lewat ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo.

Sementara untuk ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramdhanti tengah dalam tren positif. Sejak debut sebagai pasangan dan menjadi juara di SEA Games 2021 Vietnam, pasangan ini sukses membuat kejutan dengan meraih juara di Malaysia Open, finalis di Indonesia Masters 2022.

Sedangkan di Malaysia Masters, mereka terhenti di perempatfinal usai dikalahkan pasangan Malaysia Tan Pearly/Thinaah Muralitharan 18-21, 17-21.

"Hasil bagus di Malaysia Masters pekan lalu harus menjadi penambah semangat bagi para pemain untuk tampil lebih bagus lagi di Singapore Open," ujarnya.

Rionny lantas berharap performa para pemain dapat terus meningkat seiring kepercayaan diri para pemain yang juga naik. Ia bahkan sudah mengantisipasi agar anggota skuad Pelatnas Cipayung bisa tetap bugar di tengah padatnya jadwal turnamen. Di antaranya makan makanan bergizi, menjaga istirahat, dan hidup dengan teratur.

"Yang jelas latihan dan istirahat yang teratur. Mereka juga harus tetap semangat dan kami selalu saling mendoakan, memberi semangat, dan dukungan, baik kepada pemain yang kalah maupun menang," sebut Rionny.

"Selain itu, saya dan para pelatih teknik, fisik, dokter gizi, dan tim pendukung selalu mengawal dan bekerja maksimal untuk semua atlet," katanya.

Indonesia di Singapore Open 2022 menurunkan 20 wakilnya. Merah-Putih terakhir kali merebut gelar juara pada 2018 lewat persembahan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Pada edisi 2019, Merah-Putih nirgelar meskipun ada dua wakil yang menembus final. Anthony Sinisuka Ginting gagal menjadi juara setelah dikalahkan Kento Momota dalam duel tiga gim 21-10, 19-21, 13-21.

Sedangkan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kalah dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 20-22, 11-21. Sedangkan Singapore Open 2020 dan 2021, turnamen BWF Super 500 itu batal digelar.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT