ADVERTISEMENT

PBSI Andalkan Ganda Putra Rebut Gelar di Kejuaraan Dunia

Mercy Raya - Sport
Senin, 25 Jul 2022 20:35 WIB
Indonesias Fajar Alfian and Muhammad Rian Ardianto, right, play against Japans Takuro Hoki and Yugo Kobayashi during their mens doubles final match at the Malaysia Open badminton tournament at Bukit Jalil Axiata Arena in Kuala Lumpur, Malaysia, Sunday, July 3, 2022. (AP Photo/Vincent Thian)
PBSI Andalkan Ganda Putra Rebut Gelar di Kejuaraan Dunia (Foto: AP/Vincent Thian)
Jakarta -

PBSI akan mengandalkan ganda putra untuk merebut gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis di Jepang, pada Agustus ini. Jumlah yang dikirim lebih banyak boleh jadi alasannya.

Indonesia hingga saat ini, sudah diperkirakan akan mengirimkan empat wakil dari ganda putra, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, ada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana.

Dua wakil tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani, tiga wakil tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Satu wakil dari ganda putri, Ribka Sugiarto/Sitia Fadia Silva Ramadhanti, serta tiga wakil dari ganda campuran yaitu Rinov Rivaldy/Phita Haningtyas Mentari, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

Dari jumlah itu, sektor yang diarsiteki Herry Iman Pierngadi memang menyumbangkan wakil terbanyaknya. Selain, memang secara prestasi keempat wakil ganda putra menunjukkan progres yang positif.

"Untuk ganda putra kami targetkan merebut gelar juara," kata Kepala bidang Pembinaan Prestasi PBSI Rionny Mainaky saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Senin (25/7/2022).

"Kalau untuk ganda putri Fadia/Ribka sepertinya tidak ditarget juara, mungkin kita harapkan masuk semifinal karena melihat kualitas dan pengalaman bertanding mereka."

"Lalu di sektor tunggal putra seperti Ginting, harapan kami bisa lebih stabil lagi. Serta Jonatan yang kemarin kalah tetap kami dukung terus, terutama bagian nonteknisnya, karena kemarin terpaku dengan kelelahan juga dan sudah dievaluasi. Begitu pun dengan Chico, kami harapkan masuk ke semifinal untuk tiga pemain tunggal putra ini," ujarnya.

Indonesia merebut gelar juara di Kejuaraaan Dunia terakhir kali di Basel lewat ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Sementara pada edisi berikutnya di Huelva 2019, Indonesia tidak tampil sebagai peserta lantaran khawatir dengan penyebaran baru virus Corona.

Saat itu, PBSI mengambil keputusan tersebut guna menjaga keselamatan pemain setelah mendapat masukan dari para pengurus, pelatih, serta Kabid Binpres terkait varian baru COVID-19 Omicron yang tidak menentu.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT