ADVERTISEMENT

Ribka/Fadia Andalan Ganda Putri, Bisa Ukir Sejarah di Kejuaraan Dunia?

Mercy Raya - Sport
Selasa, 09 Agu 2022 13:37 WIB
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti memastikan diri ke 8 besar Indonesia Masters 2022. Apriyani/Fadia lolos setelah mengalahkan ganda Malaysia, Vivian Hoo/Lim Chiew Sien di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022).
Siti Fadia Silva Ramadhanti kini akan berpasangan dengan Ribka Sugiarto. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 akan bergulir mulai 22-28 Agustus di Jepang. Indonesia sementara ini mengirimkan 13 wakil.

Dari jumlah itu, ganda putri jadi salah satu sektor yang mengirim dua wakilnya, Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi.

Sempat mendapat satu tambahan wakil Putri Syaikah/Nita Violina Marwah, namun Putri dinilai belum siap sehingga keikutsertaannya keduanya pun batal dilakukan. Dengan begitu, Merah-Putih hanya mengandalkan dua pasangan tersebut dari sektor ganda putri.

Berkaca dalam sejarah keikutsertaan di Kejuaraan Dunia, ganda putri tercatat sebagai sektor yang belum pernah sekalipun menyumbang gelar juara bagi Indonesia.

Hasil terbaik ganda putri Indonesia yaitu meraih medali perak pada Kejuaraan Dunia 1995 melalui pasangan Finarsih/Lili Tampi.

Sebelumnya, pada Kejuaraan Dunia 1980 pasangan Verawaty Wiharjo/Imelda Wiguna juga memetik hasil serupa. Seteah itu, prestasi ganda putri Indonesia mentok di medali perunggu. Terakhir kali pada 2019 melalui Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Kini, Indonesia tanpa pasangan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu di Kejuaraan Dunia. PBSI tak mengirim keduanya karena Greysia sudah gantung raket. Makanya, Ribka/Fadia otomatis menjadi andalan ganda putri, selain Febriana/Amalia.

Target buat Ribka/Fadia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

PBSI, melalui Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky, sejatinya tak mematok target muluk. Mereka realistis dengan mencanangkan tembus semifinal mengingat kualitas dan pengalaman bertanding keduanya.

"Target ganda putri, kami patok semifinal karena mereka punya kualitas dan dari pengalaman bertanding," kata Rionny kepada pewarta beberapa waktu lalu.

Kendati hanya dipatok empat besar, Ribka/Fadia tak berkecil hati. Mereka bahkan berani mematok target lebih tinggi untuk menembus podium tertinggi, yaitu juara. Padahal, keduanya baru berlatih bersama kembali sejak dua pekan lalu. Namun, kondisi itu tak menyurutkan ambisi keduanya.

"Targetnya dengan Fadia pastinya ingin juara. Ingin buktikan dari akunya juga, tapi ya step by step saja," kata Ribka.

Jika sukses maka Ribka/Fadia bakal menjadi ganda putri Indonesia pertama yang menyumbangkan gelar di Kejuaraan Dunia sekaligus mengukir sejarah. Lantas mampukah keduanya memenuhi ambisi tersebut di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022?

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT