ADVERTISEMENT

Bestie Banget! Ahsan Sedih Harus Kalahkan Fajar/Rian

Afif Farhan - Sport
Sabtu, 27 Agu 2022 15:24 WIB
Fajar/Rian vs Hendra/Ahsan tersaji di semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Tiket ke final diraih Hendra/Ahsan, setelah lewati perlawanan ketat dari juniornya.
Foto: AP/Shuji Kajiyama
Jakarta -

Hendra/Ahsan lolos ke final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 setelah kalahkan Fajar/Rian. Ahsan senang tapi campur sedih karena harus singkirkan juniornya.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 masuki babak semifinal pada Sabtu (27/8). Tempat mainnya di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.

Perang Saudara di nomor ganda putra tersaji yakni duel Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan!

Fajri vs The Daddies main paling pertama di court 1. Gim pertama dimenangi Hendra/Ahsan dengan skor ketat 23-21. Fajar/Rian balas menangi gim kedua 21-12. Gim ketiga dimiliki Hendra/Ahsan 21-16.

Laga tersebut berlangsung seru dan ketat. Keduanya jual-beli serangan sepanjang laga.

Fajar/Rian mainkan tempo cepat yang bikin Hendra/Ahsan sempat keteteran. Namun, The Daddies bangkit dan bisa tundukkan juniornya tersebut.

Fajar/Rian vs Hendra/Ahsan tersaji di semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Tiket ke final diraih Hendra/Ahsan, setelah lewati perlawanan ketat dari juniornya.Fajar/Rian vs Hendra/Ahsan tersaji di semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Tiket ke final diraih Hendra/Ahsan, setelah lewati perlawanan ketat dari juniornya (Foto: AP/Shuji Kajiyama)

Hendra/Ahsan akhirnya capai final keempat di Kejuaraan Bulutangkis Dunia 2022. Sebelumnya, mereka sudah juara tiga kali!

Sayangnya, Fajar/Rian kembali harus koleksi medali perunggu dari ajang tersebut. Yang pasti, Hendra Setiawan memuji 'Fajri' karena sempat kewalahan.

"Tadi kami coba pegang depannya, main net terlebih dahulu karena kalau main panjang, drive-drive, kalah cepat dan kalah tenaga juga," jelasnya dalam keterangan dari PBSI.

Mohammad Ahsan mengaku senang dan tidak menyangka karena akhirnya masuk ke final. Tapi turut sedih, karena harus kalahkan rekan senegara sendiri.

"Kami mengucap syukur Alhamdulillah sudah bisa menang ke final. Rasanya senang sekaligus sedih ya karena kami mengalahkan teman sendiri, teman dekat juga," ujarnya.

(aff/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT