ADVERTISEMENT

Head to Head Hendra/Ahsan Vs Aaron/Soh: Daddies Kalah di 2 Duel Terakhir

Mercy Raya - Sport
Minggu, 28 Agu 2022 10:53 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 27: Mohammad Ahsan (R) and Hendra Setiawan of Indonesia celebrate the victory in the Mens Doubles Semi Finals match against Fajar Alfian and Muhammad Rian Ardianto of Indonesia on day six of the BWF World Championships at Tokyo Metropolitan Gymnasium on August 27, 2022 in Tokyo, Japan. (Photo by Shi Tang/Getty Images)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan unggul rekor head to head melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, tapi kalah di dua pertemuan terakhir. (Foto: Getty Images/Shi Tang)
Jakarta -

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tinggal selangkah dari titel juara dunia 2022. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan rekor kalah di dua pertemuan terakhir.

Hendra/Ahsan akan menghadapi Aaron/Soh di final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Laga ganda putra akan bermain pertama yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB.

Bagi kedua pasangan, ini menjadi pertemuan ke-11 mereka. The Daddies masih unggul jumlah kemenangan dengan skor 7-3. Namun begitu, Hendra/Ahsan kalah dari Aaron/Soh dalam dua pertemuan terakhir.

Dua laga itu tersaji di Olimpiade Tokyo yang berlangsung tahun lalu dan Malaysia Open 2022. Saat itu, Hendra/Ahsan kalah di perebutan medali perunggu Olimpiade. Mereka kalah setelah menang di gim pertama, kemudian takluk pada dua gim berikutnya 21-17, 17-21, 14-21.

Sementara saat di Malaysia, juara Dunia tiga kali itu (2013, 2015, 2019) kalah di babak perempatfinal pada Juli tahun ini. Hendra/Ahsan yang merupakan unggulan ketiga kembali kalah dari Aaron/Soh dalam duel tiga gim 13-21, 22-20, 19-21.

Kedua pertemuan tersebut tentu wajib diwaspadai sebab lawan memiliki pertahanan yang kuat. Selain itu, bagi Aaron/Soh, gelar kejuaraan dunia yang akan direbut mereka merupakan kali pertama. Dengan kata lain, mereka akan dipenuhi ambisi besar.

Sedangkan bagi Hendra/Ahsan, gelar juara yang akan direbutnya bakal menjadi yang keempat, dan secara khusus bagi Hendra menjadi yang kelima. Satu gelar sebelumnya, Hendra raih bersama Markis Kido pada 2007.

"Tidak akan mudah melawan mereka di partai final. Harus tetap siap sendiri dulu dan fokus," kata Hendra dalam rilis PBSI, yang diterima detikSport.

"Aaron/Soh mempunyai defense yang kuat dan kondisi bola di sini pun lambat jadi kami harus lebih sabar. Tidak bisa sekali-dua kali pukulan atau serangan bisa mematikan lawan," lanjutnya.



Simak Video "The Daddies Gagal ke Final, Netizen Beri Semangat Raih Perunggu"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT