ADVERTISEMENT

Sulit Dikalahkan, Viktor Axelsen dari Planet Mana Sih?

Mercy Raya - Sport
Senin, 29 Agu 2022 15:30 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - JULY 03: Viktor Axelsen of Denmark poses with his medal during the victory ceremony at the Men’s Singles Finals match against Kento Momota of Japan on day six of the Petronas Malaysia Open at Axiata Arena on July 03, 2022 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Annice Lyn/Getty Images)
Viktor Axelsen susah dikalahkan, disebut dari planet lain. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Viktor Axelsen kembali menjadi raja tunggal putra di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Kesuksesannya pun memunculkan berbagai julukan dan menyebutnya bukan berasal dari planet bumi.

Axelsen menjadi juara dunia untuk kali kedua dengan mengalahkan wakil dari Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 21-5, 21-16, di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Minggu (28/8/2022).

Kemenangannya di laga pamungkas dengan hanya melakoni dua game, melengkapi keberhasilan-keberhasilan yang ia raih dari babak sebelumnya. Dengan kata lain pemain nomor satu dunia itu belum kehilangan gim di kejuaraan bulutangkis tersebut.

Yang membuatnya semakin istimewa, gelar ini juga sekaligus melengkapi titel-titel sebelumnya, terutama di turnamen-turnamen besar dan bergengsi. Axelsen tercatat sebagai peraih medali emas Olimpiade, BWF Tour Final, dan tiga gelar super 1000.

Bahkan sepanjang tahun ini, ia juga sudah menjuarai lima turnamen dari delapan kejuaraan yang diikuti pada 2022. Gelar-gelar itu didapatkan dari All England, Kejuaraan Eropa, Indonesia Masters, Indonesia Open, dan Malaysia Open 2022.

Dari beberapa gelar yang diraih, ia juga sukses membuat para pemain unggulan mati langkah, termasuk di antaranya Anthony Sinisuka Ginting. Ginting sempat dibuat serba salah karena sulitnya menembus pertahanan dan serangan dari pemain asal Denmark tersebut.

Sulitnya mengalahkan Axelsen, membuat warganet memberikan berbagai julukan untuk pemain asal Denmark tersebut. Salah satunya yang menyebut Axelsen berasal dari planet lain. Julukan itu muncul ketika Axelsen akan menghadapi Kunlavut di final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022.

"Sokong Kunlavut jelah jadi world champion tahun ini. If jumpa Axelsen final please lah sekat kemenangan mahluk dari planet Mars ini," tulis akun @miniminly.

"Axelsen ... monster dari planet mars #BWFWorldChampionship2022," bunyi cuitan Riza Dirmayanti.

Merespons hal itu, Axelsen menegaskan dirinya asli dari Bumi, bukan planet lain. "Ini pernyataan yang menyenangkan. Tapi saya perlu memberi tahu Anda bahwa saya berasa dari dunia ini, berasal dari planet ini," kata Axelsen seperti dikutip dari lama BWF Badminton.

Menurut Axelsen, dirinya dapat menjadi seperti ini karena kepercayaan para pendukungnya yang yakin dia dapat menjadi pemain bagus. "Itu memberi saya banyak motivasi," ujarnya.

"Tapi sejujurnya, fokus saya adalah pada permainan saya sendiri, pengembangan, dan berusaha untuk melakukan yang terbaik pada setiap harinya," dia menejelaskan.

"Saya juga sangat bangga dengan semua dukungan yang diberikan kepadanya. Saya sangat beruntung dan ini menjadi kehormatan bisa berada di posisi ini, saat ini. Di mana, saya dapat bermain di depan begitu banyak fans dan keluarga saya, serta tampil di bawah tekanan, dan mampu mencapai semua tujuan dan impian saya," kata Axelsen lagi.



Simak Video "Duel Sengit Inggris Vs Jerman Tuntas dengan Skor 3-3"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT