ADVERTISEMENT

Soal Cedera Anthony Ginting, Pelatih Masih Tunggu Hasil MRI

Mercy Raya - Sport
Senin, 05 Sep 2022 20:55 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 26: Anthony Sinisuka GIinting of Indonesia competes in the Mens Singles Quarter Finals match against Viktor Axelsen of Denmark on day five of the BWF World Championships at Tokyo Metropolitan Gymnasium on August 26, 2022 in Tokyo, Japan. (Photo by Toru Hanai/Getty Images)
Anthony Ginting. Foto: Getty Images/Toru Hanai
Jakarta -

Pelatih tunggal putra Irwansyah belum bisa menjelaskan secara detail kondisi terkini Anthony Sinisuka Ginting setelah didiagnosa cedera punggung. Ia masih menunggu hasil MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Ginting menderita cedera punggung sejak babak perempatfinal melawan Viktor Axelsen di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Cedera itu pula yang akhirnya membuat dia menarik dari keikutsertaan di Japan Open yang berakhir Minggu (4/9/2022) kemarin.

Pelatihnya, Irwansyah, mengatakan Ginting sudah kembali ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih intensif dari dokter PBSI.

"Ginting sudah pulang (duluan) karena cedera itu. Jadi mau diperiksa oleh Profesor Dokter Nicolas dan harus di-MRI, tapi mudah-mudahan (hasilnya) tak terlalu bahaya," kata Irwansyah kepada detikSport, Senin (5/9/2022).

"Cuma kemarin menunduk saja sakit karena mainnya di perempatfinal jatuh bangun, jadi pinggangnya setelah main, enggak enak, sakit. Sebenanrya beberapa hari ini sudah oke, tapi jadi kendala banget. Jadi selama di Jepang, walau terbang ke Osaka, ikut latihan saja tidak bisa, makanya diputuskan tarik diri dan diperiksa. Jadi pulang ketemu spesialis."

Irwansyah sendiri berharap juara Singapore Open 2022 bisa pulih lebih cepat. Sebab, turnamen selanjutnya akan berlangsung Oktober ini.

Setelah Japan Open 2022, bulutangkis Indonesia sudah ditunggu jadwal turnamen lain. Antara lain Denmark Open yang diselenggarakan di Jyske bank Arena, Odense, pada 18-23 Oktober. Kemudian dilanjutkan French Open 2022 di Stade Pierre de Coubertin, Paris, mulai 25-30 Oktober. Keduanya merupakan kompetisi level 750.

"Iya, ke depannya kan banyak kejuaraan. Kami tak mau kalau dipaksa malah jadi tambah parah. Makanya diputuskan tidak main (di Japan Open)," tuturnya.

Irwansyah sekaligus menegaskan bila cedera yang dialami Ginting bukan karena turnamen beruntun yang dijalani atletnya. "Dari Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapore Open sebenarnya masih oke saja. Cuma capek, pikiran, dari semuanya ada, tapi kemarin itu pas lagi jatuh saja. Jadi kayak ada otot ketarik, jadi bukan karena kejuaraan beruntun."

Lihat juga Video: 2 Tahun Puasa Gelar, Anthony Ginting Kembali Juarai Turnamen

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT