Beda The Daddies dengan Jonatan Soal Kondisi Lapangan Denmark Open

ADVERTISEMENT

Beda The Daddies dengan Jonatan Soal Kondisi Lapangan Denmark Open

Mercy Raya - Sport
Rabu, 19 Okt 2022 13:30 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 28: (L-R) Hendra Setiawan and Mohammad Ahsan of Indonesia, Aaron Chia and Soh Wooi Yik of Malaysia, Satwiksairaj Rankireddy and Chirag Shetty of India, Fajar Alfian and Muhammad Rian Ardianto of Indonesia pose with their medals on the podium after the Mens Doubles Final match on day seven of the BWF World Championships at Tokyo Metropolitan Gymnasium on August 28, 2022 in Tokyo, Japan. (Photo by Toru Hanai/Getty Images)
Henda Setiawan/Mohammad Ahsan dan Jonatan Christie mengungkao kendala lapangan di Denmark Open 2022. (Foto: Getty Images/Toru Hanai)
Jakarta -

Dua wakil Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Jonatan Christie melaju ke babak kedua Denmark Open 2022. Meski begitu, keduanya sama-sama sempat terkendala dengan kondisi lapangan.

Hal itu tak lepas dari lokasi turnamen BWF Super 750 tersebut yang biasanya dihelat di Odense Sports Park, tapi tahun ini berpindah ke Jyske Bank Arena. Walau berpindah tempat tapi Ahsan/Hendra mengaku tidak ada perbedaan signifikan dari kondisi lapangannya.

"Kondisi lapangan sih kurang lebih sama dengan tahun lalu, tinggal dari diri sendiri harus lebih in dan lebih siap lagi," ucap Ahsan dalam rilis PBSI Rabu (19/10/2032).

Tampil di Jyske Bank Arena, Odense, pada Selasa (18/10), Hendra/Ahsan memang langsung menang dua gim atas Lee Jhe-Huei/Yang Po Hsuan. The Daddies menutup laga dengan skor 21-16, 21-15.

"Tadi dari awal kita sudah menyiapkan permainan depannya. Harus pegang lapangan depan karena shuttlecock di sini agak tidak stabil jadi susah dikontrol," kata Hendra.

"Kalau pegang depan, kita enak untuk mengontrol strategi. Evaluasi hari ini mungkin dari pergerakannya dipercepat, tadi kita merasa masih terlalu lambat. Dan yang pasti harus menyerang duluan," Hendra menambahkan.

Hal serupa diungkapkan Jonatan. Ia yang harus susah payah menang atas Hans-Kristian Solberg Vittinghus, dipaksa bermain tiga gim.

Sebelum akhirnya peraih medali emas Asian Games 2018 mengantongi tiket 16 besar usai menyingkirkan wakil tuan rumah dengan skor 21-8, 19-21, 21-18.

"Ada kendala sedikit tentang bagaimana membaca kondisi lapangan dan shuttlecock. Di sini shuttlecocknya cukup kencang. Tapi secara keseluruhan sudah oke," kata pebulutangkis yang karib disapa Jojo ini.

Selain Ahsan/Hendra dan Jonatan, wakil ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga memetik kemenangan di babak 32 besar. Fajar/Rian menang atas Ruben Jille/Ties Van Der Lecq asal Belanda dengan skor 21-6, 19-21, 21-8.

Sedangkan tiga wakil lainnya yang bertanding di babak 32 besar kemarin angkat koper lebih awal. Chico Aura Dwi Wardoyo, Gregoria Mariska Tunjung dan Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela.



Simak Video "Momen Emosional Jojo Usai Lolos ke Final Indonesia Masters 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT