Lolos BWF World Tour Finals, Fajar Alfian Tak Mau Over Pede

ADVERTISEMENT

Lolos BWF World Tour Finals, Fajar Alfian Tak Mau Over Pede

Mercy Raya - Sport
Kamis, 03 Nov 2022 16:45 WIB
ODENSE, DENMARK - OCTOBER 23: Fajar Alfian (Back) and Muhammad Rian Ardianto of Indonesia compete in the Mens Double Final match against Marcus Fernaldi Gideon and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesia during day six of the Denmark Open at Jyske Bank Arena on October 23, 2022 in Odense, Denmark. (Photo by Shi Tang/Getty Images)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Foto: Getty Images/Shi Tang
Jakarta -

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lolos ke BWF World Tour Finals 2022. Kelolosannya dipastikan setelah mereka menempati peringkat pertama.

Menukil laman BWF Race to Guangzhou yang diupdate per tanggal 1 November 2022, ganda putra Indonesia menempatkan tiga wakilnya di top three ranking road to World Tour Finals musim ini.

Selain Fajar/Rian, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, serta Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri menempati peringkat kedua dan ketiga. Kemudian disusul wakil Malaysia, Denmark, dan India yang masuk dalam top 8.

Bagi Fajar/Rian lolosnya mereka di turnamen penutup musim 2022 menjadi capaian besar dan merupakan perdana bagi keduanya. Untuk itu, keduanya antusias mempersiapkan diri menyambut event yang rencananya berlangsung 14-18 Desember ini.

"Pertama kali bisa lolos ke World Tour Finals di tahun ini tentu sangat excited tapi kami juga tidak boleh over confident. Kami mau fokus dan persiapannya lebih baik dan maksimal," kata Fajar dalam jumpa pers virtual, Kamis (3/11/2022).

Sebelum turun di World Tour Finals nanti, Fajar/Rian akan lebih dulu mengikuti turnamen mini bertajuk BNI BrightUp Cup 2022 di Tennis Indoor Senayan, 10-11 November dan Australia Open pada 15-20 November.

Meskipun padat, Fajar mengakui tak masalah. Malah dua turnamen itu menjadi hal positif guna menjaga feeling pertandingan yang sejauh ini dalam tren bagus.

"Nah, dengan adanya ajang BrightUp Cup ini yang pertama kami mau mengukur kemampuan melawan pemain yang lolos ke World Tour Final contohnya dalam menghadapi pemain Malaysia," dia menjelaskan.

"Dan kenapa waktunya bisa mepet dengan Australia Open karena menurut saya dan Rian agar jangka waktunya tidak terlalu jauh dengan kemarin di French Open menuju World Tour Final."

"Selain itu, dengan masih ada rentetan-rentetan kejuaraan maka kami dapat melatih feeling juga. Jangan sampai seperti saat pandemi COVID-19, lama enggak bertanding dan saat main malah blank," tuturnya.

"Atmosfer di lapangan itu bagi tiap orang kan beda-beda. Kalau saya dan Rian inginnya sebelum World Tour Finals, kami masih ada belajar feelingnya supaya tidak hilang. Jadi ingin main di BrightUp Cup dan Australia Open juga. Itu memang sudah kesepakatan kami dengan pelatih," kata juara Denmark Open 2022 ini.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT