Persiapan BWF World Tour Finals Mepet, Apri/Fadia Tak Masalah

ADVERTISEMENT

Persiapan BWF World Tour Finals Mepet, Apri/Fadia Tak Masalah

Mercy Raya - Sport
Selasa, 29 Nov 2022 19:30 WIB
ODENSE, DENMARK - OCTOBER 21: Apriyani Rahayu (R) and Siti Fadia Silva Ramadhanti of Indonesia compete in the Womens Doubles Quarter Finals match against Nami Matsuyama and Chiharu Shida of Japan during day four of the Denmark Open at Jyske Bank Arena on October 21, 2022 in Odense, Denmark. (Photo by Shi Tang/Getty Images)
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak memiliki waktu panjang untuk mempersiapkan diri tampil di BWF World Tour Finals 2022. (Foto: Getty Images/Shi Tang)
Jakarta -

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti punya waktu sedikit dalam mempersiapkan diri menuju BWF World Tour Finals 2022. Soal itu mereka menyebut tak masalah.

Apri/Fadia sementara ini menjadi wakil terakhir dari Indonesia yang diundang Badminton World Federation (BWF) untuk tampil di turnamen penutup tahun 2022. Padahal, turnamen akan dimulai 7 Desember ini. Tak ayal, waktu persiapan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi keduanya.

Namun demikian, Apri/Fadia justru merasa tak terganggu dengan kondisi itu. Persiapan yang mereka lakoni sebelumnya disebut sudah cukup.

"Sejak terakhir main di tur Eropa, saya memang belum libur dan tetap latihan," kata Fadia dalam rilis PBSI. "Sudah sempat evaluasi juga untuk persiapan tahun depan, tapi karena ada kesempatan main di World Tour Finals, jadi fokus kita alihkan ke yang paling dekat dulu."

Apriyani mengungkapkan hal serupa. Pelatih ganda putri Eng Hian bahkan disebut juara Singapore Open 2022 itu terus berupaya mem-push dia dan Fadia dalam latihan. Makanya, untuk persiapan tak ada masalah.

"Yang terpenting bagaimana kita latihan bukan hanya mengejar capeknya melakukannya juga harus benar sekecil apapun itu. Dengan begitu, kepercayaan diri kita pasti ada," Apri menjelaskan.

Apriyani Rahayu sendiri bukan kali pertama tampil di BWF World Tour Finals. Ia pernah merasakannya saat berpasangan Greysia Polii saat World Tour Finals 2020 digelar di Bangkok, Thailand. Saat itu Greysia/Apri gagal ke semifinal setelah kalah di partai terakhir dan kalah dalam head-to-head.

"Saya tidak akan banyak dulu memberi wejangan atau apapun itu ke Fadia. Biar Fadia merasakan dulu sendiri bagaimana tampil di sana untuk pertama kali," kata pebulutangkis berusia 24 tahun ini.

"Hanya yang pasti harus punya keberanian dulu untuk tidak mau kalahnya ada. Pengalaman saya terutama di WTF 2020 di Thailand, waktu itu bagaimana saya dan Kak Greys tidak lolos grup padahal dua partai pertama menang. Jadi warning juga buat saya," Apriyani mempertegas.



Simak Video "Dibeli Mahal, Enzo Fernandez Bisa Kasih Apa Buat Chelsea?"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT