Tenis Cincinnati Masters
Final Pertama Tanpa Federer atau Nadal
Minggu, 20 Agu 2006 09:06 WIB
Cincinnati - Catatan menarik lahir dari Cincinnati Masters 2006. Untuk pertama kalinya dalam satu tahun lebih, sebuah turnamen yang diikuti bersama Roger Federer dan Rafael Nadal takkan dimenangi salah satu dari mereka.Federer tersingkir di babak kedua di tangan petenis remaja asal Skotlandia Andy Murray, sedangkan Nadal -- unggulan kedua di bawah Federer -- ditumbangkan Juan Carlos Ferrero di perempatfinal.Hasil tersebut menghentikan dominasi kedua petenis terbaik dunia itu karena dalam 15 turnamen terakhir yang mereka ikuti berbarengan, pemenangnya dipastikan salah satu dari mereka.Kali ini mereka akan digantikan Andy Roddick atau Ferrero karena kedua pemain inilah yang lolos ke final. Roddick memenangi semifinalnya dengan menekuk Fernando Gonzalez 6-3 6-3, sedangkan Ferrero menghentikan Tommy Robredo 6-3 6-4."Sudah lama saya tidak merasakan permainan sebaik ini," tukas Roddick usai menundukkan petenis Chile itu, Minggu (20/8/2006) dinihari WIB. "Dalam enam bulan pertama di tahun ini saya tak pernah dalam kondisi bagus. Tapi mereka selalu mengatakan karir saya hampir habis, yang tentu saja membuat saya terkejut," tambah pemain AS yang belum memenangi satu turnamen pun musim ini.Terakhir kali Roddick memungut titel juara adalah pada Oktober tahun lalu di Lyon, Prancis. Di musim ini satu-satunya babak final yang ia capai sebelum di Cincinnati adalah Indianapolis bulan lalu, saat ia ditekuk rekan senegaranya James Blake.Menghadapi Gonzalez, Roddick mempertontonkan spesialisasinya, yakni servis sangat keras. Ia tercatat menghasilkan 12 kali ace -- salah satunya berkecepatan 222 km/jam -- dan meraih 29 poin dari 32 servis pertamanya.Sementara bagi Ferrero, ia berkesempatan membalas kekalahannya dari Roddick di final AS Terbuka 2003. "Kenangan besar," komentar Ferrero tentang pertarungan mereka itu. "Servisnya sangat luar biasa."Mirip dengan Roddick, karir Ferrero juga menurun drastis sejak menutup tahun 2003 sebagai pemain nomor satu dunia. Cedera membuatnya merangkak di bawah lagi. Akhir tahun lalu ia bahkan mendekam di urutan 98 daftar peringkat ATP. Titel terakhirnya diraih di tahun 2003. Ia bahkan tak pernah tampil di babak final lagi sejak Oktober tahun lalu saat jadi runner up di Wina, Austria. (a2s/)











































