Wismilak International 2006
'Kaki Saya Kesemutan'
Kamis, 14 Sep 2006 18:27 WIB
Nusa Dua - Temple Ceremony, acara off-court terakhir Wismilak International Bali menjadi pengalaman berharga Galina Voskoboeva. Seperti apa kesan pertama Voskoboeva dengan acara itu.Sembahyangan (Temple Ceremony) di Pura Taman, Grand Hyatt Hotel, Kamis (14/9/2006) ternyata sangat berkesan bagi petenis jangkung Rusia ini. Bersama Angelique "Angie" Widjaja, Maria Vento-Kabchi, Marion Bertoli dan Hana Sromova, Voskoboeva tampil cantik dengan pakaian adat Bali.Kelima petenis tersebut berhias dengan rambut yang digelung sederhana menyerupai sanggul kecil. Mereka mengenakan kebaya dan kain tenun khas Bali. Salah satu syarat memasuki pura adalah menutup pinggang hingga mata kaki dengan sarung (kain), serta memakai selendang yang diikat di pinggang.Mereka berjalan memasuki Pura diiringi alunan gamelan rindik. Seorang pemimpin prosesi sembahyangan, berkesempatan memercikkan tirta (air suci) ke kepala para pengikut persembahyangan.Sembahyangan ini adalah acara rutin bagi umat Hindu setiap harinya. Adapun Pura Taman ini sudah ada sebelum Grand Hyatt berdiri dan tetap dilestarikan serta menjadi obyek wisata rohani. Tujuannya adalah memberikan kebaikan bagi mahluk hidup dan alam semesta.Dengan dandanan pakaian adat Bali, kelima petenis tersebut berhias dengan rambut yang digelung sederhana menyerupai sanggul kecil. Mereka mengenakan kebaya dan kain tenun khas Bali. Salah satu syarat memasuki pura adalah menutup pinggang hingga mata kaki dengan sarung (kain), serta memakai selendang yang diikat di pinggang.Mereka berjalan memasuki Pura diiringi alunan gamelan rindik. Seorang pemimpin prosesi sembahyangan, berkesempatan memercikkan tirta (air suci) ke kepala para pengikut persembahyangan.Prosesi yang dilakukan berurutan, diawali dengan kedua telapak tangan yang saling mengatup dan diangkat hingga sebatas kepala itu mengisyaratkan konsentrasi untuk menyatukan pikiran. Gerakan ini dinamakan Tangan Kosong atau Tangan Puyang yang menyatakan niatan peserta untuk bersembahyang."Pertama ditawarin untuk ikutan acara ini. Cuma kepingin tahu ritual sembahyang agama Hindu seperti apa," tutur Angie kepada detiksport.Voskoboeva juga tak ketinggalan bercerita soal upacara sembahyang ini. Menurutnya, hal-hal yang bersifat religius sangat jarang ia temui dengan cara ritual seperti ini.Pengalaman unik, apalagi duduk bersimpuh cukup membuat kaki petenis yang dikalahkan Lindsay Davenport ini kesemutan."Kaki saya kesemutan. Tapi memang unik ritual tadi. Apalagi saya merasa cantik dengan pakaian Bali ini," tandas Voskoboeva. (erk/)











































