Davenport Kandas, Kuznetsova ke Final

Wismilak International 2006

Davenport Kandas, Kuznetsova ke Final

- Sport
Sabtu, 16 Sep 2006 19:16 WIB
Davenport Kandas, Kuznetsova ke Final
Nusa Dua - Juara bertahan Lindsay Davenport kandas di babak semifinal Wismilak International. Ia ditekuk oleh Svetlana Kuznetsova lewat pertarungan semifinal yang melelahkan.Partai yang berlangsung Sabtu (17/9/2006) ini bagai laga final sesungguhnya. Pesona pertarungan dua petenis top ini sepertinya disadari para penggemar tenis yang tengah menikmati liburannya di Bali.Lapangan Centre Court Grand Hyatt Nusa Dua, Bali, yang berkapasitas 2.300 kursi terisi penuh. Berdasarkan pantuan detiksport terjadi antrian panjang di loket penjualan dan pos pemeriksaan tiket pertandingan.Baik Davenport maupun Svetlana mempunyai senjata yang hampir sama, servis keras. Keduanya tampak sama-sama terobsesi untuk menjadi jawara lagi di Bali.Merka bermain saling menyerang dan mengandalkan penempatan bola yang cerdik. Dalam meraih kemenangannya pun bukan cara mudah bagi Kuznetsova. Ia harus melewati dua kali tie break 7-6 (4) dan 7-6 (5) yang menghabiskan waktu hampir dua jam.Ditemui usai pertandingan, Kuzentsova mengaku kalau kemenangannya atas Davenport tidaklah gampang. Apalagi rekor pertemuannya dengan Davenport masih tertinggal dengan 1-3. Alhasil, setelah menang atas Davenport, ia lebih percaya diri untuk tampil di final."Tak bisa dipercaya. Saya pernah juara dua kali di sini, dan pertandingan tadi benar-benar sebuah pertarungan luar biasa. Saya sempat tertekan, tetapi saya hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik," ujar petenis Rusia ini.Di set pertama kejar mengejar angka terjadi. Bahkan di posisi 4-4 Kuznetsova sempat mengganti raketnya untuk melayani servis keras Davenport. Memasuki tie break, Davenport sebenarnya sempat unggul 3-2, namun dengan senjata back hand kerasnya Kuznetsova bisa merengkut set ini.Pada set selanjutnya, Davenport mencoba bangkit dan bisa unggul hingga posisi 5-4. Tetapi Kuznetsova masih gigih mengejar dan memaksa tie break lagi, bahkan membuat Kuznetsova beberapa kali jatuh bangun mengejar bola. Usaha keras Kuznetsova berbuah dengan hasil manis ia menang 7-5.Davenport yang sepertinya bisa segera menuntaskan kekecewaannya menuturkan jika dirinya puas dengan pertandingan. Berjalan dengan sesuai harapan karena ia telah memberikan upaya terbaiknya. Hanya saja permainan Kuznetsova diakuinya memang lebih baik."Svetlana bermain bagus, saya sudah melakukan yang terbaik. Ketidakstabilan permainannya ternyata sudah bisa ia atasi," tutur Davenport yang memang terbilang lebih senior daripada Kuznetsova.Kendati kehilangan gelarnya, Davenport menyatakan tidak kapok untuk kembali ke Bali. Itu semua dikarenakan ia memiliki momen menyenangkan selama bertarung di turnamen terbesar Asia Tenggara ini."Jika saya punya kesempatan sudah pasti saya akan datang lagi tahun depan. Tidak ada hubungan dengan menang atau kalau, karena saya punya momen bagus di sini," tandasnya.Kandas di nomor tunggal, Davenport masih memiliki kesempatan di nomor ganda. Ia akan langsung melakoni partai semifinal ganda berpasangan dengan Corina Marriou melawan pasangan Angelique Widjaja/Maria Vento Kabchi. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads