Rusia Terbebani Status
Jumat, 01 Des 2006 01:48 WIB
Moscow - Tim Davis Rusia memang akan bermain di depan publik sendiri di final Piala Davis. Namun status tuan rumah itu bukan-lah faktor yang mendukung, justru malah akan menjadi beban bagi para pemainnya.Demikian psywar yang dilancarkan petenis Argentina David Nalbandian, seperti dikutip AFP, Jumat (1/1/2006). Menurut dia, beban yang dipikul dengan bermain di depan publik sendiri bisa berpengaruh negatif terhadap permainan tim Rusia."Semua tekanan ada di pihak mereka, kami jauh lebih tenang. Saat tiba waktu pertandingan, mereka akan merasa lebih tertekan sebagai tuan rumah," sergah Nalbandian.Pertandingan pertama petenis 24 tahun itu berlangsung pada hari Jumat (1/12/2006) dengan menghadapi petenis temperamental Rusia Marat Safin. Dari pertemuan kedua petenis sebelumnya, Safin unggul 6-2 atas Nalbandian, urutan delapan dunia. Namun Nalbandian mengaku sama sekali tidak gentar berhadapan dengan petenis Rusia urutan 26 dunia tersebut. Dia bahkan mengaku siap mengalahkan Safin, seperti pertemuan terakhir mereka di ATP Masters Series di Madrid. "Safin adalah pemain bagus. Tapi saya tidak takut," tegas petenis urutan delapan dunia itu.Nalbandian juga menekankan kesiapan timnya untuk mengalahkan Rusia dan menjadi jawara Piala Davis. "Kami siap dan mereka-lah yang akan menderita," tantang Nalbandian.Dari tiga kali pertemuan antara tim Rusia dengan tim Argentina di Piala Davis, tim Rusia masih memimpin. Tim Rusia mencatatkan dua kemenangan, masing-masing pada tahun 1985 (dengan nama Uni Sovyet) dan tahun 2002. Sedangkan pada perempat final tahun 2003, Argentina-lah yang sukses menjungkirkan Rusia. (krs/lom)











































