'Kami Diperlakukan Seperti Kriminal'
Rabu, 20 Des 2006 07:18 WIB
Madrid - Rafael Nadal mengaku mendukung antidoping. Namun petenis nomor dua dunia ini merasa kesal dengan perlakuan kepada atlet saat menjalani kontrol doping. Diungkapkan Nadal, dirinya telah menjalani 16 atau 17 kali tes pada tahun ini. Yang terakhir ia lakukan adalah akhir pekan lalu di Spanyol."Kami diperlakukan seperti seorang kriminal, dan ini adalah sesuatu yang perlu diperhatikan karena saya tidak melihat seorang politikus menjalani kontrol antidoping atau sesuatu seperti itu," tukasnya."Saya hanyalah salah satu atlet. Saya juga dapat menerima kontrol antidoping namun mereka tampaknya telah membuat menjadi berlebih-lebihan," keluh petenis Spanyol ini seperti dilansir Eurosport.Pada tanggal 29 Desember 2006 ini Nadal akan melakukan perjalanan ke India guna mengikuti Chennai Open sebagai persiapan memasuki musim baru, sebelum menghadapi event besar pertama tahun depan, yaitu Australia Open. (key/din)











































