Saat Bernardo Silva 'Kerasukan' Fabio Cannavaro

Saat Bernardo Silva 'Kerasukan' Fabio Cannavaro

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 20 Apr 2026 11:20 WIB
Bernardo Silva (kiri) saat berebut bola dengan Kai Havertz.
Bernardo Silva (kiri) saat berebut bola dengan Kai Havertz. Foto: Getty Images/Carl Recine
Manchester -

Bernardo Silva tampil apik saat membantu Manchester City mengalahkan Arsenal 2-1 di Liga Inggris. Aksi bertahan gelandang asal Portugal itu disebut sudah mirip bek legendaris Italia, Fabio Cannavaro!

Silva memang tak mencetak gol atau assist dalam laga di Etihad, Minggu (19/4/2026) itu. Namun perannya amat sentral, termasuk saat membantu pertahanan.

Meski badannya tergolong 'kecil' namun ia mampu bermain layaknya bek tengah ketika harus menahan serangan Arsenal. Ia sukses menyapu bola tanpa harus melakukan pelanggaran ketika menahan laju kencang Kai Havertz di babak kedua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pada momen lain, ia memenangkan duel udara melawan Viktor Gyokeres yang 16 sentimeter lebih tinggi darinya. Aksi semacam itu hanya bisa dilakukan pemain pintar yang mampu membaca permainan dan tahu momen yang tepat.

Erling Haaland yang mencetak gol kemenangan pun tak ragu membandingkan Silva dengan Cannavaro, bek yang juga bertubuh 'pendek' namun mampu menjadi pilar penting Italia saat memenangi Piala Dunia 20 tahun silam.

"Saya ingat upan silang itu, saya bilang padanya (Silva) usai dia menyundul bola keluar, saya bilang dia seperti 'f***ing' Cannavaro," ujar Haaland kepada Sky Sports usai laga, dikutip Mirror.

Reporter Sky Sports Patrick Davison sampai harus mengingatkan Haaland karena menggunakan kata kasar dalam siaran langsung. "Erling, tolong bahasanya," sebelum dia meneruskan, "tidak apa-apa."

"Kita semua pasti sesekali mengumpat dalam hidup kita. Aku hanya bilang padanya dia mirip Cannavaro. Hari ini, Bernie, aku tidak akan membuatmu emosional di sini, tapi kau benar-benar hebat seperti biasanya," ujar Haaland kepada Silva yang ada di sampingnya.

Silva akan pergi dari City pada akhir musim ini karena kontraknya tidak diperpanjang. Ia telah menjadi bagian kesuksesan City dalam sembilan tahun terakhir, termasuk memenangi enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.

(adp/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads