Malaysia Terbuka 2007
Tak Perlu Khawatir Kurang Dukungan
Rabu, 17 Jan 2007 13:13 WIB
Kuala Lumpur - Taufik Hidayat cs tak perlu mengkhawatirkan bakal kurang dukungan saat berlaga di Super Series Malaysia Terbuka. Warga negara Indonesia yang mengadu nasib di Negeri Jiran ini sudah menjamin.Laga Sony Dwi Kuncoro kontra K Yogendran di babak kualifikasi, Selasa (16/1/2007) malam menjadi bukti nyata. Setidaknya 400-an penonton tak pernah kendur memberi dukungan pada Sony. Alhasil salah satu pebulutangkis putra terbaik Indonesia ini menang dua set langsung 21-11 23-21."Kami senang memberi dukungan pada atlet Indonesia yang bermain dan akan terus melakukannya," ujar Ilham, mahasiswa University of Nottingham Malaysia dalam emailnya kepada detiksport.Diprediksi laga Lin Dan kontra Taufik Hidayat di stadion Cheras, Kuala Lumpur, malam nanti pada babak pertama akan dipadati oleh pendukung asal Indonesia. Tentu saja daya tarik Taufik juga rivalitas dengan Lin Dan menjadi alasan utama laga tersebut bakal menyedot banyak penonton.Tersedia 600 Raket dan 72 Ribu ShuttlecockPihak penyelenggara juga tak kalah sibuknya dengan para atlet mempersiapkan gelaran Malaysia Terbuka. Pihak Yonex, sebagai sponsor dari 95 persen atlet yang mengikuti turnamen ini, juga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mensukseskan turnamen berhadiah USD 200 ribu itu.Setidaknya 600 raket dan 600 lusin shuttlecock dipersiapkan. "Turnamen ini adalah putaran pertama dari Super Series dan kami mengharapkan semua atlet terbaik berada di sini. Kami memberi pelayanan kepada pemain yang disponsori oleh Yonex," ujar Alice Lee, Manager Promosi Sunrise Sports seperti dikutip News Straits Times.Badminton World Federation (BWF) juga ikut turun tangan di turnamen ini. Mereka menunjuk 16 wasit dan 30 hakim garis untuk menjadi ofisial Malaysia Terbuka.Untuk menjaga citra Malaysia Terbuka, wasit-wasit yang diturunkan merupakan wasit terbaik BWF. Lima diantaranya merupakan wasit yang bersertifikat BWF, satu masih terakreditasi dan 10 lainnya merupakan utusan Badminton Asia Confederation (BAC). Dari 16 wasit tersebut, dua diantaranya merupakan wasit putri asal Malaysia yaitu Yau Li Na dan Wong Mei Peng. (ian/lom)











































