Prancis Terbuka
Yang Tertua, Yang Paling Muda, Yang Berprestasi
Selasa, 05 Jun 2007 03:11 WIB
Paris - Ini adalah cerita tentang Carlos Moya dan Novak Djokovic. Yang pertama mulai gaek, yang kedua masih muda belia. Namun prestasi seringkali tidak berbanding lurus dengan usia.Moya, dalam usianya yang mulai memasuki kepala tiga, ternyata masih bisa meraih level tinggi di Prancis Terbuka 2007. Petenis Spanyol berusia 30 tahun itu lolos setelah mengalahkan Jonas Bjorkman.Pada pertandingan yang berakhir Senin (4/7/2007) malam WIB, Moya unggul tiga set langsung 7-6 (5), 6-2, 7-5. Hasil ini menjadikannya pemain paling tua yang masih bertahan di Roland Garros kali ini.Moya akan mencoba peruntungannya lebih lanjut melawan unggulan kedua yang juga juara bertahan, sekaligus kompatriot yuniornya yang lebih muda sembilan tahun, Rafael Nadal."Saya orang tertua yang tersisa. Tapi saya masih ingat ketika jadi yang paling muda. Waktu berlalu begitu cepat, yang Anda tidak menyadarinya," tutur pria asal Mallorca itu, yang juga pernah menduduki peringkat satu dunia di tahun 1999."Saya bangga menjadi pemain paling tua di babak perempatfinal, dan saya pikir saya masih punya permainan yang cukup bagus," tambah juara Prancis Terbuka 1998 itu dikutip AFP. Yang tak kalah menarik, lawan yang disingkirkan Moya di babak keempat, Bjorkman, adalah pemain paling tua yang terdaftar dalam gelaran tahun ini. Usai kekalahannya petenis Swedia itu mengakui bahwa meneruskan bermain di level tinggi bisa menciptakan efek yang drastis."Besok pagi, pakai kaos kaki pun akan terasa berat," seloroh pria 35 tahun itu, yang capaian terbaiknya di Roland Garros tidak beranjak dari babak keempat, sebagaimana terakhir kali ia gapai di tahun 1996. Sementara itu dari kalangan anak-anak muda, Djokovic mewakili generasinya. Ia dipastikan menjadi pemain paling muda yang akan tampil di babak perempatfinal setelah menundukkan Fernando Verdasco 6-3, 6-3, 7-6 (7/1).Ini adalah kali kedua berturut-turut Djokovic menembus babak delapan besar di Prancis Terbuka -- prestasi tertingginya sejauh ini di level Grand Slam. Pemuda berusia 20 tahun itu akan bertemu Igor Andreev untuk memperebutkan tiket semifinal. Djokovic disebut-sebut sebagai pemain yang punya potensi paling serius untuk mengancam Roger Federer dan Nadal. Namun ia menolak menyikapi prediksi."Saya datang ke sini dengan tujuan memenangi turnamen ini. Saya akan berjalan selangkah demi selangkah. Saya hanya melihat lawan selanjutnya, dan saya tahu bahwa hasilnya akan datang cepat atau lambat," ujarnya.Djokovic juga menjadi orang Serbia ketiga yang akan berlaga di babak delapan besar. Dua rekannya yang pertama adalah Jelena Jankovic dan Ana Ivanovic di nomor tunggal putri. (a2s/din)











































