Piala Sudirman
Indonesia Sampai di Mana?
Senin, 11 Jun 2007 14:19 WIB
Jakarta - Prestasi individual pebulutangkis Indonesia di kancah internasional masih redup. Berharap "Merah Putih" berkibar paling atas di Glasgow boleh-boleh saja, asal tidak menaruh ekspektasi tinggi.Pekan ini dunia bulutangkis akan tersedot ke ibukota Skotlandia itu dalam gelaran Piala Sudirman edisi ke-10. Kejuaraan yang mengambil nama mantan pemain dan pendiri Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu adalah turnamen beregu campuran putra-putri dalam lima nomor.Sebagai pencetus turnamen, Indonesia pernah punya kenangan manis dengan memenangi edisi pertama di Jakarta pada 1989. Namun setelah itu Indonesia lebih sering menjadi runner up, yakni di tahun 1991, 1993, 1995, 2001, dan 2005.Indonesia hadir di Glasgow dengan prestasi yang tidak mentereng di kalangan pemain-pemainnya, terutama dalam dua-tiga tahun belakangan. Harap catat, di tahun ini saja dari maksimal 35 titel juara yang diperebutkan di berbagai turnamen, hanya dua yang diperoleh wakil Indonesia. Bulan lalu, di kandang sendiri dalam ajang Indonesia Open Super Series, tidak satupun kemenangan diraih anak-anak tuan rumah. Itulah kali pertama Indonesia tidak meraih gelar di turnamen yang sudah diadakan sejak 1982 itu.Kekurangan Indonesia rasa-rasanya sudah diketahui masyarakat pencinta bulutangkis di tanah air. Yang paling tampak jelas adalah sistem pembinaan dan regenerasi yang melempem, sehingga sampai saat ini masih orang yang itu-itu saja yang diandalkan. Contohnya Taufik Hidayat di nomor tunggal putra. Ketiadaan pemain tunggal putri yang "lumayan" pun belum ter-cover hingga kini.Kondisi Indonesia yang jalan di tempat ditambah dengan peta kekuatan negara-negara lain. Jangankan mematahkan dominasi Cina, bersaing dengan Korea Selatan, Malaysia, Denmark, bahkan Thailand dan Inggris pun Indonesia harus berjuang keras.Di Piala Sudirman kali ini Indonesia berada di Grup 1B. Di antara Korea, Denmark, dan Hong Kong, lawan yang relatif paling mudah diatasi adalah Hong Kong. Seharusnya dari putaran grup ini Nova Widianto dkk mampu lolos ke babak semifnal.Sementara di Grup 1A, Cina -- juara lima kali dalam enam penyelenggaraan terakhir -- hampir dipastikan tak terbendung. Posisi runner up paling-paling diperebutkan Malaysia dan Inggris, walaupun Thailand tak bisa diremehkan begitu saja.Jika Indonesia hanya menempati urutan kedua di putaran grup, besar kemungkinan bertemu Cina di babak empat besar. Jika demikian, peluang untuk masuk final bahkan juara tentu sangatlah berat.Berharap bahwa keberuntungan akan berpihak tentu sah-sah saja. Bagaimanapun gelar juara bergengsi sudah lama dinanti-nantikan anak negeri ini. Namun dengan prestasi individu yang masih terseok-seok, boleh jadi harapan itu masih tinggal harapan. Jadwal babak penyisihan grup Piala Sudirman:Grup 1ASenin, 11 JuniCina vs Thailand; Malaysia vs Inggris Selasa, 12 JuniMalaysia vs Thailand; Inggris vs Cina Kamis, 14 JuniCina vs Malaysia; Inggris vs Thailand Grup 1BSenin, 11 JuniDenmark vs Hong Kong; Korea vs IndonesiaSelasa, 12 JuniDenmark vs Indonesia; Korea v Hong Kong Rabu, 13 Juni Indonesia vs Hong Kong; Denmark vs Korea Foto: Cina saat menjuarai Piala Sudirman 2005. (ist) (a2s/ian)











































