Pelatih Beberkan Alasan di Balik Perombakan Bagas/Leo

Pelatih Beberkan Alasan di Balik Perombakan Bagas/Leo

Mercy Raya - Sport
Jumat, 03 Apr 2026 18:50 WIB
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana
Foto: Dok PBSI
Jakarta -

Pelatih Kepala Ganda Putra Utama Antonius Budi Ariantho membeberkan alasan di balik perombakan Bagas Maulana dan Leo Rolly Carnando. Apa katanya?

PBSI diketahui mengumumkan dua pasangan baru menuju turnamen yang bergulir Mei mendatang. Mereka ialah Leo yang kini kembali berpartner dengan Daniel Marthin, sedangkan Bagas dengan Muh Putra Erwiansyah.

Antonius menjelaskan perombakan Bagas/Leo sebagai bagian dari upaya meningkatkan konsistensi prestasi di level atas. Selain memang berangkat dari pada evaluasi performa sejak akhir 2024 hingga saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kesempatan sudah cukup banyak kami berikan. Hasilnya memang ada yang baik, namun secara keseluruhan masih belum konsisten," kata Anton dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4).

ADVERTISEMENT

Pada saat bersamaan, Daniel juga sudah pulih dari cedera, sehingga Anton memutuskan untuk kembali memasangkannya dengan Leo.

"Keduanya pernah berpasangan sebelumnya, sehingga diharapkan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dan kembali menemukan chemistry. Dari sisi teknis tidak ada kendala, sebelumnya lebih pada faktor non teknis yaitu komunikasi," ujarnya.

Ia pun berharap pasangan Leo/Daniel dapat menunjukkan performa yang lebih baik ke depannya.
Sementara itu, Bagas Maulana tetap mendapatkan kesempatan dan akan dipasangkan dengan Muh Putra Erwiansyah. Kombinasi ini dinilai memiliki potensi yang saling melengkapi.

"Putra memiliki keunggulan di permainan depan dan kemampuan playmaker, yang diharapkan bisa mendukung Bagas yang kuat di area belakang," tambah Antonius.

Sebagai tahap awal, kedua pasangan baru ini akan diuji dalam beberapa turnamen, yakni di Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Evaluasi akan dilakukan untuk melihat perkembangan serta potensi jangka panjang dari masing-masing pasangan.

Menghadapi persaingan menuju kualifikasi Olimpiade (Race to Olympic), Antonius menegaskan pentingnya menambah kekuatan skuad ganda putra. Saat ini, Indonesia telah memiliki pasangan yang berada di level top 10 atau mendekati, seperti Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin.
"Tugas kami adalah menyiapkan pasangan pelapis yang juga mampu bersaing di papan atas. Kami berharap kombinasi seperti Rian/Rahmat, Leo/Daniel, Bagas/Putra, serta Devin/Fathir dapat terus berkembang dan menembus level elite dunia," pungkasnya.

(mcy/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads