Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Febi Setianingrum, mengaku tegang jelang debutnya di Uber Cup 2026. Meski begitu, ia siap memberikan yang terbaik untuk tim Merah Putih.
Febi menjadi salah satu dari 10 atlet yang masuk skuad Indonesia untuk turnamen beregu putri paling prestisius tersebut. Ia akan tampil di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Bersama pasangannya, Rachel Allessya Rose, Febi akan memperkuat sektor ganda putri. Mereka akan bahu-membahu dengan nama-nama seperti Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Amallia Cahaya Pratiwi di sektor ganda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di nomor tunggal, Indonesia diperkuat Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
"Yang pasti senang banget bisa masuk tim Uber dan mau kasih yang terbaik juga buat tim. Tapi ada rasa tegangnya juga, cuma itu perlu diatasi. Tegangnya karena baru pertama kali main di Uber Cup," kata Febi kepada detikSport di kawasan Thamrin, Jakarta.
Indonesia tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. Secara peluang, tim putri Indonesia cukup difavoritkan untuk lolos dari fase grup.
Namun, Febi menegaskan dirinya tetap fokus melakukan evaluasi, terutama dari hasil turnamen sebelumnya di Eropa hingga Kejuaraan Asia.
Febi bersama Rachel belum menunjukkan konsistensi. Mereka tersingkir di babak 32 besar All England dan Swiss Open, kemudian mencapai semifinal Orleans Masters, serta terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.
"Evaluasi kemari. lebih ke nonteknisnya. Karena kemarin itu masih bermain kurang tenang dan tak berani mengambil keputusan ingin main seperti apa saat di lapangannya," Febi menjelaskan.
"Kayak ragu-ragu mau main seperti apa. Seperti tak ada yang berani ambil keputusan, dan malah bingung sendiri dua-duanya. Jadi yang harus ditingkatkan ketenangannya sih karena itu pengaruh banget kalau kita mau main seperti apa."
"Kalau tidak tenang, kita mau punya skill apapun enggak bakal keluar. Selain itu, tentu untuk ketenangannya juga dalam bermain harus lebih lagi, dan berani," ujar juara Australia Open 2025 itu.











































