×
Ad

Indonesia Tersingkir di Thomas Cup 2026, Prediksi 50:50 Vs Prancis Jadi Nyata

Kris FW - detikSport
Rabu, 29 Apr 2026 11:30 WIB
Tim Thomas Cup Indonesia. Foto: Mercy Raya/detikcom
Jakarta -

Tim putra Indonesia harus menerima kenyataan pahit di Thomas Cup 2026. Menghadapi Prancis di laga krusial Grup D, peluang yang sejak awal diprediksi seimbang 50:50 justru berujung kekalahan.

Indonesia takluk 1-4 dari Prancis dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Selasa (28/4/2026). Hasil ini membuat tim Merah Putih gagal lolos dari fase grup-catatan buruk yang jarang terjadi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia.

Sejak awal, duel ini memang diprediksi berjalan ketat. Pelatih tunggal putra pelatnas, Indra Widjaja, bahkan sudah menyebut kekuatan kedua tim seimbang.

"Sama lah (peta kekuatan) saya rasa 50-50. Taruhlah, misalnya, Jonatan-Christo (Christo Popov) juga sama, Alwi-Alex (Alex Lanier) atau yang ketiganya Popov (Toma Junior Popov) dengan Ginting atau Popov, dengan Ubed juga belum pernah ketemu. Saya rasa tinggal nanti kesiapan anak-anak," kata Indra.

Namun di lapangan, prediksi tersebut berubah jadi mimpi buruk. Tiga tunggal putra Indonesia gagal menyumbang poin setelah kalah dari wakil Prancis:

  • Jonatan Christie vs Christo Popov: 19-21, 14-21
  • Alwi Farhan vs Alex Lanier: 16-21, 19-21
  • Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov: 22-20, 15-21, 20-22

Tekanan besar di laga penentuan juga diakui para pemain. Alwi Farhan menyebut kondisi tim yang wajib menang membuatnya terbebani.

"Karena memang sekarang posisinya kami juga membutuhkan kemenangan, rasa itu cukup menghantui saya. Dan saya lebih merasakan pressure," kata Alwi.

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting menyoroti perubahan pola permainan lawan yang menjadi kunci kekalahan.

"Kuncinya di gim kedua ketika Toma mulai mengubah pola permainan dan saya ikut masuk ke pola permainan dia. Lalu di gim ketiga bisa menemukan ritme lagi, sempat unggul di interval."

"Tapi ya menjelang akhir ada keserimpet yang membuat kakinya sedikit kram. Kendala yang dirasakan itu coba tidak dirasakan, terus coba karena saya melihat masih ada kesempatan. Dia pun terlihat ada tegang dengan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri," dia mengungkapkan.

"Tapi memang tidak banyak pilihan pola permainan yang bisa saya mainkan jadi ketika dia kembali menemukan ketenangannya, saya mulai kesulitan dengan banyak harus berlari mengejar bola," ujar Ginting.

Hasil ini mempertegas bahwa duel yang sejak awal diprediksi seimbang benar-benar ditentukan oleh kesiapan mental dan performa di lapangan.

Lihat juga Video Indonesia Tersingkir! Jojo Cs Kalah Telak 1-4 dari Prancis di Thomas Cup 2026




(krs/cas)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork