Alwi Farhan langsung fokus ke perempatfinal Australian Open 2026 usai memenangkan laga 16 besar lawan Minoru Koga asal Jepang. Alwi siap habis-habisan!
Tunggal putra Indonesia itu lolos setelah menang atas Koga lewat rubber game 20-22, 21-16, 21-9 pada babak 16 besar, Rabu (11/6/2026).
Alwi bersyukur bisa mengatasi semua problem di lapangan meski tidak gampang. Pebulutangkis berusia 21 tahun inimengatakan lawan sulit ditaklukkan sehingga membuatnya kerap ingin menyelesaikan pertandingan.
"Alhamdulillah bisa mengatasi semua problem yang ada di lapangan, memang enggak gampang tadi, lawan posturnya memang kecil tapi enggak mati-mati, justru itu membuat nafsu," kata Alwi seusai laga.
"Dengan berjalannya waktu, makin lama, makin sadar, makin bisa mengontrol kondisi jadi tadi belajar untuk mengatasi nafsunya, jadi enggak buru-buru mau mendapat poin," ujarnya.
Baca juga: Ubed Bidik Semifinal Super 500 Pertama |
Ia juga memuji keunikan Koga yang bisa memaksimalkan postur dan kerap menghasilkan unlucky ball.
"Walau sudah jatuh-jatuh posisinya susah, dia juga masih bisa dapat. Itu mungkin kelebihannya dia. Unik juga sih karena memang posturnya tidak terlalu tinggi tapi dia bisa memaksimalkan apa yang dia punya, which is itu something bagus untuk tunggal putra, karena ada pola-pola permainan yang berbeda-beda," tuturnya.
Menatap perempatfinal, Alwi menegaskan perjalanannya masih sangat panjang. Ia berdoa agar dapat menghadapi padatnya jadwal yang menguras mental dan fisik.
Sebelum Australia Open, Alwi sudah tanding di Singapore Open dan Indonesia Open.
"Perjalanan masih sangat panjang, jadi saya fokus untuk perempatfinal. Besok siap tempur, siap tarung, karena enggak ada pertandingan yang mudah," ujar Alwi.
"Semoga Tuhan bantu saya karena ini sudah rentetan minggu ketiga, pasti enggak mudah untuk saya terutama dari sisi mental pikirannya dan fisiknya. Nothing impossible. Saya yakin Tuhan memberikan jalan saya yang paling baik di Australian Open," ucapnya.
(mcy/aff)