Sebenarnya, apapun hasil melawan Roddick, Federer sudah dipastikan melaju ke empat besar. Pasalnya, di pertandingan sebelumnya, petenis nomor empat dunia Nikolay Davydenko (Rusia) berhasil mengatasi perlawanan Fernando Gonzalez (Chile) dalam dua set langsung, 6-4, 6-3.
Jadilah partai Federer vs Roddick di permukaan lapangan hardcourt stadion Qi Zhong di Shanghai, Jumat (16/11/2007) itu menjadi ajang penentuan siapa yang akan menjadiΒ pemuncak grup merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di set kedua, penampilan tenang Federer rupanya membuat Roddick frustasi. Pemain nomor lima dunia itu berkali-kali memukuli sepatunya dengan raket karena gagal menampilkan pukulan terbaiknya. Dalam waktu 28 menit, Roddick pun harus mengakui keunggulan petenis nomor satu dunia itu dengan skor 6-2.
Kemenangan ini menjadikan Federer makin unggul dalam 16 pertemuannya melawan Roddick. The Federer Express sudah mengumpulkan 15 kemenangan atas rivalnya itu dan hanya sekali menelan kekalahan.
Hasil ini juga membuat Federer berhak keluar sebagai juara grup merah. Di semifinal, ia akan ditantang petenis nomor dua dunia, Nadal. Partai ini layak disebut sebagai the real final karena mempertemukan dua petenis petenis terbaik di dunia saat ini.
Partai semifinal lainnya akan mempertemukan Roddick (peringkat dua grup merah) kontra David Ferrer (juara grup emas). (arp/arp)











































