Liga Padel Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Agustus

Liga Padel Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Agustus

Mercy Raya - Sport
Rabu, 01 Jul 2026 15:10 WIB
Liga Padel Indonesia 2026
Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta -

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) meluncurkan Liga Padel Indonesia 2026. Kehadiran liga ini bukan sekadar jadi kompetisi tambahan tapi menguatkan fondasi ekosistem padel secara keseluruhan.

Ketua Umum PBPI Galih Kartasasmita menyebut kehadiran Liga Padel Indonesia sebagai titik balik paling penting dalam sejarah olahraga padel yang baru dua tahun terakhir booming di Tanah Air.

Bagi Galih, liga bukan sekadar kompetisi tambahan. Ini adalah fondasi ekosistem yang selama ini ia perjuangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sesuatu yang sangat luar biasa untuk PB PI dan seluruh masa depan atlet padel di Indonesia. Ini yang saya dambakan. Selama kami menata padel, kami selalu ingin menciptakan ekosistem di mana kesejahteraan atlet dikedepankan," ujar Galih di sela-sela acara penandatanganan kerja sama antara PBPI Pusat dengan PT Liga Indonesia, Rabu (1/7/2026).

ADVERTISEMENT

Galih menjelaskan selama ini atlet padel masih kerap berburu finansial dari satu turnamen ke turnamen lain. Meskipun sirkuit dan kompetisi luar negeri sejatinya sudah dijalankan PB PI, tapi itu tidak cukup.

"Di cabor mana pun, pasti liga yang menjadi rumah kesejahteraan atlet. Kalau liga berjalan baik dan benar, pasti ekosistem olahraganya ada. Karena itu yang dilihat atlet: rumahnya di mana, apakah klub kasih kontrak, tanding tiap minggu, digaji atau tidak," tegasnya.

Ia yakin, dengan adanya liga, padel bisa menjadi profesi dan sumber penghidupan jangka panjang bagi pemain. "Sekali lagi, ini langkah kesejahteraan atlet padel ke masa depan," katanya.

Direktur PT Liga Padel Indonesia Rudi Laksmana menyebut liga akan digelar Agustus 2026 sampai Januari 2027.Total akan ada 12 klub profesional dari 20 tim calon tim yang mendaftarkan diri.

Ada lima tuan rumah yang akan menyelenggarakan yaitu DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, dan Sumatra Utara.

"Lima kota ditunjuk sebagai tuan rumah dengan format home-away agar beban biaya tim tidak terlalu besar," kata Rudi.

Galih juga memastikan Liga Padel Indonesia akan menjadi mesin pencetak atlet baru sekaligus jalur seleksi nasional.

"Bagi saya, liga ini akan jadi bagian scouting PB. Tadinya buat Sirnas, tapi di dalam negeri ada liga ini. Kami tinggal lihat, nonton. Ya sudah masuk Seleknas ke depannya," ucap Galih

(mcy/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads