AS Sudah Harus Hentikan Pesta

Piala Davis 2007

AS Sudah Harus Hentikan Pesta

- Sport
Senin, 03 Des 2007 17:15 WIB
AS Sudah Harus Hentikan Pesta
Portland - Pesta perayaan kemenangan Amerika Serikat atas Rusia di final Piala Davis sudah harus dihentikan. Dua bulan ke depan mereka sudah memulai upaya mempertahankan gelar.

Meski sudah menang 3-0 di dua hari pertama, AS menggenapkan kemenangan menjadi 4-1 setelah dua partai terakhir terbagi adil menjadi milik AS dan Rusia. Igor Andreev menyumbang satu-satunya poin Rusia dengan mengalahkan Bob Bryan 6-3, 7-6 (7-4). Sesudahnya, James Blake menekuk Dimitry Tursunov 1-6, 6-3, 7-5 untuk menggenapkan skor jadi 4-1.

Kemenangan ini memang sangat dinanti oleh publik tenis AS. Sebelum tahun ini, AS terakhir kali menjuarai lambang supremasi tenis beregu putra dunia itu pada tahun 1995, alias 12 tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapten AS Patrick McEnroe menyambut gembira kemenangan ini dan bahkan mengincar gelar back-to-back. "Jadi juara lagi bukan hal yang tidak mungkin," ungkap McEnroe seperti dilansir AFP, Senin (3/12/2007).

McEnroe memiliki tugas berat untuk mewujudkan mimpi bisa mengulangi gelar juara. Pasalnya, terakhir kali sebuah tim bisa dua kali berturut-turut menjuarai Piala Davis terjadi pada tahun 1997-1998. Saat itu, yang berhasil melakukannya adalah Swedia.

Peringatan agar AS lekas bersiap datang dari kapten Rusia Samil Tarpischev. "Jika dilangsungkan di lapangan keras, AS punya peluang bagus. Tapi di tanah liat, mereka (AS) bisa kalah dari siapa saja," papar Tarpischev di USA Today.

Kata-kata Tarpischev bisa jadi benar. AS sudah harus menghentikan pesta kemenangan. Mereka akan memulai perjalanan untuk mempertahankan gelarnya pada 8-10 Februari 2008. Di babak pertama, Andy Roddick dkk akan ditantang oleh Austria. Pertarungan akan digelar di Wina, Austria, di atas permukaan lapangan tanah liat.Β  (arp/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads