Sering Diprotes, Mirza Boikot Turnamen di India

Sering Diprotes, Mirza Boikot Turnamen di India

- Sport
Selasa, 05 Feb 2008 05:01 WIB
Sering Diprotes, Mirza Boikot Turnamen di India
Hyderabad - Sering menuai protes karena sikap dan tingkah lakunya di dalam dan di luar lapangan, Sania Mirza memutuskan untuk memboikot setiap turnamen tenis yang digelar di negaranya, India.

"Untuk saat ini, saya dianjurkan manajer saya untuk tidak tampil," ungkap Mirza ketika ditanya mengenai keikutsertaannya WTA Bangalore Open.

"Banyak hal yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Tiap kali saya bermain di India, selalu muncul masalah, jadi kami berpikir lebih baik saya tidak tampil," lanjutnya seperti dikutip Yahoosports.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun protes publik India bersumber pada tingkah laku Mirza sendiri. Di turnamen Piala Hopman di Perth bulan lalu, Mirza dianggap tidak cukup menghormati bendera India. Petenis berperingkat 29 dunia itu juga dinilai melecehkan petugas masjid di kota kelahirannya. Belum lagi gaya berpakaiannya yang dianggap memberi contoh buruk bagi remaja India.

"Saya tidak menilai tindakan ini (memboikot) adalah langkah ekstrim. Ada tindakan lain yang lebih parah malah. Sungguh tidak mengenakkan harus berurusan dengan hal-hal seperti ini. Saya merasa remuk redam dalam beberapa minggu terakhir," demikian curhatnya.

Mirza sendiri merupakan petenis putri terbaik India saat ini. Jika tidak melakukan boikot, ia bisa masuk dalam daftar unggulan turnamen WTA Bangalore Open yang akan berlangsung bulan depan, bersama Venus dan Serena Williams. Adapun turnamen Bungalore Open levelnya naik di tahun ini menjadi Tier II dengan total hadiah 600 ribu USD.

(ian/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads