Joko/Hendra 'Bukan Penyelamat' Indonesia

Thomas-Uber Cup 2008

Joko/Hendra 'Bukan Penyelamat' Indonesia

- Sport
Senin, 12 Mei 2008 00:05 WIB
Jakarta - Selain Simon Santoso ada nama lain yang patut disematkan predikat penyelamat Indonesia, Joko Riyadi dan Hendra Gunawan. Namun, keduanya justru menolak menyandang 'gelar' tersebut.

Ketika keduanya turun bertanding menghadapi pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Songphon Anugritayawon, Indonesia tengah tertinggal 1-2. Bayangkan seandainya mereka gagal meraih kemenangan, tentu hasil milik Simon tak akan berpengaruh lagi karena Indonesia sudah dipastikan kalah.

Meskipun pada akhirnya bisa menundukkan pasangan Thailand tersebut, Joko/Hendra tidak meraihnya dengan mudah. Mereka sempat kalah 17-21 di set pertama sebelum akhirnya merebut dua set berikutya dengan skor 21-8 dan 21-12.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil mereka pun sebenarnya pantas untuk disebut penyelamat "Merah-Putih". Namun, keduanya justru bersikap merendah dengan menyebut predikat tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan.

"Saya sih sudah cukup senang bisa menyumbang poin untuk tim. Tapi jika dibilang kami ini penyelamat rasanya itu terlalu berlebihan karena kita 'kan berada dalam tim," ujar Hendra kepada para wartawan.

Dengan penampilan tersebut bukan tak mungkin keduanya akan dipasang sebagai ganda pertama pada pertandingan melawan Jerman besok, Senin (12/5/2008). Tetapi mereka mengaku tak masalah jika kembali dipasang sebagai ganda kedua.

"Apabila saya dan Joko dipasang sebagai ganda pertama saya selalu siap. Intinya saya dan Joko hanya ingin membuktikan kemampuan dan ingin menyumbang poin bagi Indonesia," tandasnya.
(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads