Sony yang tampil sebagai tunggal putra pertama Indonesia ternyata tak mampu tampil dengan baik. Alih-alih memberikan kemenangan, ia malah kalah dua set langsung 17-21 15-21. Penampilannya pun tak terlalu baik. Pukulannya lebih sering meleset daripada menghasilkan angka.
Penampilan Sony tersebut pun dinilai manajer tim Thomas Indonesia, Hendrawan, memang tidak meyakinkan. "Bagi saya kalah ya kalah. Tidak ada excuse," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apa penyebab kekalahan Sony, ia hanya menyatakan bahwa pemainnya itu hanya kurang konsentrasi. "Kalau fisik dia memang belum capek. Saya tanya dia di awal set kedua dan ia mengaku memang kurang berkonsentrasi," tukasnya.
"Secara mental mungkin dia akan merasa tidak enak kepada tim. Tetapi dalam beregu ini adalah hal yang biasa."
Mengenai pertandingan kedua melawan Jerman, Hendrawan hanya mengharapkan "Merah-Putih" tetap terus fight. Namun, ia belum tahu apakah Sony akan kembali dipasang sebagai tunggal pertama atau tidak.
"Untuk lawan Jerman saya hanya mengharapkan untuk tetap fight. Buat Sony, agar lebih baik lagi (penampilannya). Kemungkinan Sony jadi tunggal pertama kita lihat saja nanti. Ya,mungkin nanti ada masukan lagi," tandasnya. (key/key)











































