"Jelas kalau posisi nomor satu kini milik Federer. Tapi saya pikir jika Anda berbicara dengan siapapun di dunia tenis, maka pemain nomor satu dunia adalah sang pemenang Prancis terbuka dan Wimbledon," ungkap Boris Becker.
Final fantastis Wimbledon bulan lalu adalah sebuah pembuktian lain dari Rafael Nadal kalau dirinya kini tak lagi inferior atas Federer. Dua kemenangan di dua final Grand Slam, setelah sebelumnya Prancis terbuka, mengukuhkan posisi petenis spanyol itu sebagai calon kuat penghuni posisi nomor satu dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya Nadal menjadi nomor satu dunia bahkan bisa terjadi dalam sebulan ke depan. Namun syarat yang dilaluinya cukup berat: selain memenangi Toronto Masters yang dimulai pekan ini, dia juga harus menjadi kampiun di Cincinnati Masters pekan depan.
Di pertengahan Agustus atau paling lambat usai Amerika Serikat Terbuka, Nadal sudah bisa menggusur Federer dari posisi pertama yang sudah dia duduki selama 233 minggu atau empat tahun lalu.
"Semua orang ingin menjadi nomor satu. Pastinya saya juga ingin menjadi nomor satu, tapi tidak sekarang. Saat ini saya hanya ingin bermain dengan bagus di Toronto," lugas Nadal. (din/krs)











































