Hanya 300 angka yang kini menjadi jarak antara Federer dengan Nadal. Jika sang petenis Spanyol kembali menjadi juara di Cincinnati Masters yang akan dimulai pekan ini, sementara Federer gagal melangkah hingga semifinal, maka untuk kali pertama dalam empat tahun petenis Swiss itu akan turun dari posisi nomor satu dunia.
Dengan tren performa yang terus menurun, terakhir tumbang di pertandingan pertama Toronto Masters, Federer layak waspada dan khawatir dengan kondisi tersebut. Namun petenis 26 tahun itu mengaku sama sekali tak memikirkan ancaman dari Nadal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan di Toronto merupakan gelar ketujuh Nadal sepanjang tahun ini, sementara dalam kurun yang sama Federer cuma dapat dua tropi, di portugal dan Jerman. Namun Federer tetap saja menilai apa yang terjadi padanya sebagai sesuatu yang biasa terjadi, apalagi mengingat posisinya sebagai nomor satu dunia.
"Selalu ada tekanan, tapi saya selalu berharap untuk memenangi setiap pertandingan dan turnamen. Saya sudah melakukan itu empat sampai lima tahun. Tak ada yang baru. Hanya saja posisi nomor satu kini dalam keadaan terancam dibanding sebelum-sebelumnya," pungkas Federer. (din/roz)











































