Pada 1978 Tutu menjadi sekjen Aliansi Gereja Afrika Selatan (SACC) yang memberinya kekuatan lebih untuk menentang apartheid. Ia pun berkampanye dari kota ke kota selama 1970-1990 demi hak-hak sipil kaum kulit hitam yang terpinggirkan.
Selalu menjadi pentolan gerakan anti apartheid, Tutu menjadi Uskup Agung kulit hitam pertama di Afrika Selatan. Tutu kini menjadi menjadi kepala Gereja Anglikan di Afrika Selatan dan pernah menyabet Nobel Perdamaian pada 1984 untuk perjuangannya serta meraih penghargaan humanitarian Albert Schweitzer. (a2s/din)











































