Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 16 Jul 2018 11:57 WIB

Laporan dari Moskow

Eks Pemain Kroasia di Piala Dunia 1998: Ya, Beginilah Sepakbola

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Foto: M Resha Pratama/detikSport Foto: M Resha Pratama/detikSport
Jakarta - Kroasia gagal mewujudkan impiannya untuk jadi juara dunia usai kalah dari Prancis. Usaha keras Vatreni pun tak berujung manis.

Kroasia adalah kejutan terbesar di Piala Dunia 2018 menyusul kelolosannya ke partai final untuk menghadapi Prancis. Mereka berhasil lolos dari fase grup sebagai juara grup dengan salah satunya mengalahkan favorit juara Argentina 3-0.

Masuk di fase gugur, Kroasia pun harus berjuang keras di setiap pertandingan untuk bisa lolos. Diawali laga kontra Denmark yang harus dituntaskan dengan adu penalti di babak 16 besar.



Lalu, berlanjut lagi di perempatfinal ketika mereka harus menghadapi tuan rumah Rusia. Lagi-lagi laga itu harus tuntas dengan adu penalti dan Kroasia berhasil melewatinya.

Menghadapi Inggris di semifinal, Kroasia kembali tak bisa menuntaskan laga di waktu normal. Kali ini mereka "cuma" butuh waktu 120 menit untuk mengalahkan The Three Lions dengan skor 2-1.

Kroasia pun lolos ke final untuk pertama kali dalam sejarah dan merupakan pencapaian terbaik mereka di ajang ini setelah peringkat ketiga di Piala Dunia 1998. Namun impian mereka jadi juara pun gagal setelah kalah dengan skor 2-4 pada laga final di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018).

Eks Pemain Kroasia di Piala Dunia 1998: Ya, Beginilah Sepakbola

Kaki-kaki pemain Kroasia terlihat lelah memasuki babak kedua mengingat mereka sudah tiga kali melewati 120 menit pertandingan. Kroasia pun tak berdaya menghadapi kecepatan Kylian Mbappe dan juga Antoine Griezmann.

"Ya, menurut saya pencapaian Kroasia ini sudah bagus. Seperti inilah sepakbola, ada yang menang, ada yang kalah. Kami mungkin tidak beruntung dan harus mengakui keunggulan Prancis," ujar eks pemain Kroasia di Piala Dunia 1998, Mario Stanic, yang ditemui detikSport di luar stadion usai pertandingan.



Stanic terlihat bersama para fans Kroasia lainnya dan dia pun dengan senang hati melayani permintaan foto. Stanic berpakaian rapih dengan jas biru membalut kemejanya yang dipakai serta celana jeans dan rambut panjangnya terikat.

Stanic, 46 tahun, pernah bermain di sejumlah klub Eropa termasuk Parma (1996-2000) dan Chelsea (2000-2004). Dia sempat membela Yugoslavia pada 1991 sebelum menjadi bagian tim Kroasia sedari 1995 hingga 2003.

detikSport bersama Mario StanicdetikSport bersama Mario Stanic Foto: M Resha Pratama/detikSport


Bikin Merinding! Nyanyian Kekalahan Suporter Kroasia, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]

(mrp/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed