DetikSepakbola
Selasa 17 Juli 2018, 17:52 WIB

Menyanyikan N'Golo Kante dalam Pesta Kemenangan Prancis

Doni Wahyudi - detikSport
Menyanyikan NGolo Kante dalam Pesta Kemenangan Prancis N'Golo Kante tampil spesial di Piala Dunia 2018 (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta - Bahkan Kylian Mbappe tak dinyanyikan dengan lantang dan berulang oleh pemain dan pendukung Timnas Prancis. Karena Cuma N'Golo Kante yang pantas mendapatkannya.

"Ohh N'Golo Kante, ohh N'Golo Kante... He is short, he is nice, he's the one, who stopped Leo Messi, but we all know he's a cheater, N'Golo Kante!"

Sekitar 500.000 orang berkumpul Champs-Elysees pada Senin (16/7/2018) siang kemarin. Mereka menyambut kedatangan Les Bleus, yang baru meraih trofi Piala Dunia di Prancis. Yel-yel kemenangan, sorak-sorai kegembiraan, dan nyanyian keberhasilan tak henti dikumandangkan.

Di tengah pesta, yang katanya lebih meriah dibanding tahun 1998 itu, Paul Pogba mengambil alih microphone. Dengan mimiknya yang iseng, dia mulai menyanyikan lagu Ngolo Kante yang belakangan sangat terkenal itu. Di belakang dia, rekan-rekannya, termasuk Didier Deschamps, menari-nari.

Kante? Dia cuma senyum-senyum saja, seperti biasa.




Kante Adalah Gelandang (bertahan) Terbaik Piala Dunia 2018

Kante bukan Klian Mbappe yang punya kecepatan dan daya serang yang mematikan, juga tidak seperti Antoine Griezmann dengan ketenangannya di muka gawang. Tapi Kante adalah salah satu kunci utama keberhasilan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.

Didier Deschamps menjadikan Prancis sebagai tim yang menekankan pada pertahanan. Dari lini belakang yang solid, Les Blues kemudian mampu membangun serangan, mengandalkan kecepatan pemain-pemain depannya. Permainan bertahan Prancis disempurnakan oleh keberadaan Kante.

N'Golo Kante dan Didier DeschampsN'Golo Kante dan Didier Deschamps Foto: REUTERS/Maxim Shemetov


Kante bermain di seluruh pertandingan Prancis di Piala Dunia 2018. Seberapa peran besar yang dia punya untuk sukses Les Bleus bisa terlihat dari dua kali dia terpilih jadi man of the match.

Salah satu penampilan Kante paling fenomenal adalah saat berhadapan dengan Uruguay. Kante tidak sampai merepotkan atau menebar ancaman ke pertahanan Uruguay. Tapi dia militan dalam merebut bola, gigih menjaga lapangan tengah, dia sepertinya ada di mana-mana pada malam itu. Kante adalah mesin tekel dan intersepsi Prancis.

Usai pertandingan yang dimenangkan Les Blues 2-0, pemain-pemain Prancis menyebut Kante tidak ikut terbang dari Nizhny Novgorod ke Moskow. Soalnya Kante memilih kembali ke Moskow sambil berlari.

Di fase grup, Paul Pogba menyebut rekan kerjanya di lini tengah itu punya 15 paru-paru.

Mencetak gol atau memberi asist tidak pernah jadi tugas utama Kante. Peran dia di lapangan tegas dan jelas: membentengi lini belakang. Adalah tugasnya menghentikan serangan lawan sebelum itu menjadi berbahaya. Dan di saat bersamaan dia menginisiasi serangan untuk timnya.

Leicester City, yang sangat mengandalkan kecepatan Jamie Vardy, memanfaatkan dengan baik kemampuan Kante. Pun dengan Timnas Prancis di bawah Didier Deschamps kini.

Si Kecil Kante yang Pemalu

Dengan tinggi bada 168 cm, Kante adalah pemain terkecil di skuat Prancis. Dia terlihat mini di antara penggawa pemain Kroasia yang berpostur besar pada final Piala Dunia 2018 lalu. Bahkan Kante lebih pendek 2 cm dibanding Lionel Messi.

Tapi postur badan bukan segalanya di sepakbola. Kante membuktikan itu dengan trofi demi trofi yang sudah dia dapatkan bersama Leicester, Chelsea, dan kini Timnas Prancis. Satu yang tak pernah berubah darinya adalah sikapnya yang pemalu.


N'Golo Kante mematikan Lionel Messi saat Prancis bertemu Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2018N'Golo Kante mematikan Lionel Messi saat Prancis bertemu Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2018 Foto: REUTERS/John Sibley





Seperti diceritakan dalam pesta kemenangan di final Piala Dunia kemarin, gelandang 27 tahun itu bahkan malu-malu untuk berpose dengan trofi Piala Dunia. Kalau bukan karena Steven N'Zonzi, bisa jadi tidak ada foto Kante mencium trofi Piala Dunia di Luzhniki Stadium malam itu.

Selain pemalu, Kante juga dinilai rendah hati oleh rekan-rekannya. Matuidi menyanjung Kante sebagai pemain yang mematikan Messi di babak 16 besar.

"Kante, dia kecil tapi dia menghentikan Messi," puji Matuidi

"Tidak, tidak. Kita melakukannya bersama-sama," kata Kante dengan senyum besarnya yang khas itu.
(din/krs)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Sarri Persilakan Cahill Pergi

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 13:36 WIB Maurizio Sarri menilai Gary Cahill tak cocok dengan gaya mainnya. Karena itu, Sarri tak akan menghalangi jika Cahill mau pergi dari Chelsea.
  • Simon McMenemy Tepis Rumor Menuju Persib Bandung

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 13:22 WIB Simon McMenemy menepis rumor bakal menjadi pelatih baru Persib Bandung. Pelatih asal Skotlandia itu belum menjalin komunikasi apapun dengan Maung Bandung.
  • Madrid Hancur Lebur di Bernabeu

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 05:28 WIB Real Madrid hancur lebur di laga terakhir fase grup Liga Champions. Los Blancos dilumat 0-3 oleh CSKA Moskow di Bernebeu.
  • Jadwal Siaran Langsung Liga Europa Nanti Malam

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 12:27 WIB Fase grup Liga Europa akan memainkan laga terakhirnya malam nanti. Pertandingan Chelsea dan Arsenal bisa disaksikan secara langsung di layar kaca.
  • Takkan Lena Liverpool oleh Wajah MU Saat Ini

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 12:24 WIB Liverpool ditunggu partai menantang lawan Manchester United akhir pekan ini. Meski MU sedang tak baik-baik saja, Liverpool tetap waspada sepenuhnya.
  • 'Serunya Liga Champions Baru Akan Dimulai'

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 11:31 WIB Liga Champions 2018/2019 sudah menyelesaikan babak fase grup. Pemain Juventus, Cristiano Ronaldo, bilang bahwa bagian terindah ajang ini baru dimulai.
  • 20Detik

    Video: Kejutan Young Boys untuk Si Nyonya Tua

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 10:52 WIB Young Boys tampil mengejutkan dengan mengalahkan Juventus. Ini merupakan kekalahan pertama Juve tampil di kandang lawan setelah setahun tak pernah kalah.
  • Pogba Kok Masih...Meh

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 10:41 WIB Paul Pogba disoroti lagi performanya saat Manchester United kalah dari Valencia. Gelandang juara Piala Dunia itu dinilai tampil kurang gereget.
  • Allegri Sebut Juve Kalah di Saat yang Tepat

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 09:52 WIB Juventus harus menerima kekalahan 1-2 dari Young Boys. Meski begitu pelatih Massimiliano Allegri tak terlalu memusingkan hasil tersebut. kenapa?
  • MU Lewatkan Jalan Lebih Mudah di Fase Knockout

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 09:33 WIB Manchester United berpotensi melawan tim-tim raksasa di babak 16 besar Liga Champions. MU melewatkan jalan yang lebih mudah usai finis kedua di Grup H.
  • Si Nyonya Tua Ditumbangkan Anak-Anak Muda

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 09:06 WIB Juventus mengakhiri fase grup Liga Champions 2018/2019 dengan hasil negatif. Menghadapi Young Boys, Si Nyonya Tua takluk dengan skor 1-2.
  • Dybala: Untung Valencia Menang

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 09:00 WIB Juventus ke fase knock-out Liga Champions dengan status juara Grup H meski kalah dari Young Boys. Hal itu dikarenakan Manchester juga Kalah dari Valencia.
  • 20Detik

    Video Gol-gol CSKA yang Mempermalukan Madrid

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 08:23 WIB Real Madrid harus mengalami kekalahan yang memalukan di laga terakhir fase grup Liga Champions. Menghadapi CSKA Moskow di Santiago Bernabeu, Madrid dilibas 0-3.
  • Gol Hoffenheim Bangkitkan Gairah City

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 08:06 WIB Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai timnya sempat bermain datar-datar saja di hadapan Hoffenheim. The Citizens baru bereaksi setelah kebobolan.
  • Mourinho Tak Terkejut MU Kalah

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 08:03 WIB Manchester United tampil buruk saat Valencia 1-2 di laga terakhir fase grup Liga Champions. Manajer MU Jose Mourinho tidak terkejut dengan kekalahan timnya.
  • Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 06:44 WIB Liga Champions Grup E sampai H telah melewati laga terakhirnya, Kamis (13/12/2018) dini hari WIB tadi. Bagaimana hasilnya?
  • Setan Merah Telat Panas di Mestalla

    Sepakbola | Kamis 13 Desember 2018, 06:24 WIB Manchester United gagal jadi juara grup setelah dikalahkan Valencia. Performa pasif para pemain di babak pertama jadi alasan kekalahan Setan Merah.