Inisiatif dibuat Presiden Arminia Serzh Sarksyan yang mengundang koleganya, Presiden Abdullah Gul, untuk hadir di stadion ibukota Yerevan pada hari Sabtu (6/9/2008) lusa. Undangan tersebut diterima pihak Ankara dan Gul dipastikan bakal duduk di samping Sarksyan.
"Kami percaya bahwa pertandingan ini akan sangat penting dalam memindahkan pagar-pagar yang merintangi persesuaian di antara kedua masyarakat dengan sejarah yang biasa, sekaligus menyiapkan sebuah tatanan baru."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turki dan Arminia memiliki sejarah panjang yang melatarbelakangi buruknya hubungan mereka, sejak Perang Dunia I, di mana Kerajaan Ottoman Turki dianggap melakukan genocide terhadap sekitar 1,5 juta warga etnis Arminia.
Turki selalu membantah keras semua tuduhan itu dan mengatakan bahwa baik Kristiani Arminia maupun Muslim Turki sama-sama menjadi korban dalam peperangan.
Di era moderen Turki pernah memusuhi Arminia saat berkonflik dengan Azerbaijan dalam memperebutkan kawasan Nagorno-Karabakh di awal tahun 90-an. Turki dikenal sebagai sekutu Azerbaijan.
Di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa, Turki dan Arminia tergabung di Grup 5 bersama Spanyol, Belgia, Estonia, dan Bosnia-Herzegovina.
(a2s/roz)











































