Presiden Luiz Inacio Lula da Silva memang memantik kontroversi dengan mengeluarkan pernyataan terkait kehebatan Messi dan rekan-rekannya di Argentina. Ia memuji semangat bertanding tim Tango, terutama Messi, dan menyarankan skuad Samba untuk meniru mereka.
Kontan bermacam reaksi bermunculan, dan kebanyakan berbentuk protes. Ada dengan cara yang diplomatis juga sarkastik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap pemimpin memiliki cara bersikap yang berbeda. Kami semua mengagumi dia, dan betapa besar karismanya, tapi secara logika, untuk momen seperti ini, kami lebih memilih mendapat dukungan darinya," ujar Dunga seperti dikutip Reuters.
Kiper Julio Cesar beda lagi. Dengan gaya bahasa sedikit kasar, ia melakukan protes. Bahkan ia menyatakan penyesalannya karena saat pemilihan umum memilih Lula sebagai presiden karena komentarnya itu.
"Saya memilihnya dan saya jadi sangat kesal, terutama karena ia menjadikan Messi sebagai contoh. Harusnya ia pergi dan tinggal di Argentina, jadi orang Argentina, mundur dari presiden dan mungkin Brasil bisa membaik."
"Menurut saya, presiden benar-benar keterlaluan. Dia tidak berpikir dua kali sebelum berbicara. Saya pikir sedikit kata-kata dukungan bakal memberi kami kekuatan dan motivasi di lapangan, tidak seperti apa yang ia katakan," tutur Julio Cesar memprotes keras presiden pilihannya itu.
Entah bagaimana tanggapan Lula terkait hal ini. Namun seharusnya dia langsung merespon dan memberikan dukungan untuk memotivasi Kaka cs dalam laga melawan Cile di laga kualifikasi Piala Dunia 2010 besok.
(ian/arp)











































