Buat tim sekaliber Italia, bermain buruk di lapangan dan hanya menang 2-1 atas tim gurem Siprus boleh jadi hampir sama dengan kekalahan. Itu diakui sendiri oleh presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abete.
"Kita hanya bersandar pada hasil akhirnya saja. Penampilan tim sangat tidak sesuai keinginan," cetus Abete dikutip Channel4, Minggu (7/9/2008). "Italia tidak boleh semenderita ini melawan tim seperti Siprus. Itu sudah pasti. Kami harus berbenah secepatnya. Ini tak bisa diterima."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada ada perbedaan banyak di antara kedua tim. Siprus tidakberuntung di sejumlah percobaannya, dan berkali-kali saya merasa kami akan kalah," ungkap Lippi, yang kembali memimpin skuad Azzurri setelah Roberto Donadoni dipecat pasca Euro 2008.
"Lega sekali pada akhirnya bisa menang. Kami sangat beruntung, dan kami mengambil keberuntungan itu!" sambung pelatih yang membawa Italia juara Piala Dunia 2006 itu.
(a2s/a2s)











































