Meski menang 2-1 saat menghadapi Siprus di partai perdana babak kualifikasi Piala Dunia 2010, Italia tak serta merta menuai pujian atas penampilannya. Menang di masa injury time bukanlah hal membanggakan, terlebih lawan yang dihadapi terbilang di bawah kelas mereka..
Lippi berdalih kondisi fisik pemainnya tidak maksimal dalam laga tersebut. Mengaku menang beruntung, pelatih berusia 60 tahun itu juga meminta agar ekspektasi akan performa anak didiknya jangn terlalu tinggi, meski status mereka adalah juara Piala Dunia 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu perubahan seperti apa yang sudah disiapkan Lippi untuk menghadapi laga kedua, Kamis (11/9/2008) dini hari mendatang? Karena memainkan tiga striker sekaligus pada laga pertama terbukti merusak keseimbangan tim, untuk pertandingan selanjutnya, mantan pembesut Juventus dan Inter Milan itu memikirkan opsi mengurangi jumlah penyerang.
"Saya akan membuat perubahan saat menghadapi Georgia, tapi ini sudah direncanakan sebelumnya. Kami tidak fit 100%, jadi bermain setiap tiga hari menguras tenaga. Kami butuh merotasi skuad. Mungkin kami akan menurunkan lagi tiga striker pada sebuah kesempatan melakukan penyerangan, meski biasanya lebih baik memulai pertandingan dengan komposisi seperti itu," pungkas Lippi. (lin/din)











































