Insiden tersebut terjadi saat kedua tim berhadapan, Kamis (11/9/2008) dinihari WIB. Adalah penyerang Inggris Emile Heskey yang jadi sasaran rasisme dalam pertandingan yang berkesudahan 4-1 buat kemenangan "Three Lions" tersebut.
"Kami mengonfirmasi bahka kami akan membuat laporan kepada FIFA tentang perilaku rasis yang ditujukan pada Emile Heskey oleh beberapa pendukung Kroasia saat pertandingan kualifikasi di Zagreb," demikian pernyataan FA yang dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perlakuan rasis terhadap siapapun tak bisa diterima dan kami akan meminta FIFA untuk melakukan investigasi. FA dan timnas Inggris akan melakukan apa saja agar bisa memberantas rasisme dari sepakbola dan kehidupan bermasyarakat," lanjut keterangan tersebut.
Perlakuan itu sendiri diterima Heskey dengan lapang dada. Dia memilih menyikapinya dengan santai.
"Anda harus membiarkan orang-orang di atas yang membereskannya. Mereka (fans yang rasis) adalah orang-orang bodoh tak berpendidikan, jadi Anda harus mengabaikannya dan menikmati sepakbola Anda sendiri," tukas Heskey.
Sementara itu juru bicara Federasi Sepakbola Kroasia Davor Gavran menyatakan bahwa insiden tersebut dilakukan oleh sekelompok kecil fans.
"Suasana di stadion sangat luar biasa, berkat para suporter dan akan jadi tak adil jika satu insiden mencoreng kesan (positif) seluruhnya," terangnya kepada kantor berita Hina. (krs/krs)











































