Galatasaray harus berjuang hingga menit-menit akhir untuk memetik tiga angka dari lawatannya ke Stadion Comunale, Jumat (19/9/2008). Sempat tertinggal lebih dulu, skuad besutan Michael Skibbe akhirnya keluar sebagai pemenang melalui gol di masa injury time.
Meski total tercipta tujuh gol dalam laga tersebut, selebrasi pertama baru terjadi di menit 32 saat Mauro Lustrinelli membawa tuan rumah unggul. Namun kondisi tersebut tak bertahan lama lantaran Harry Kewell mampu menyamakan kedudukan enam menit kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Striker Republik Ceko itu malah mampu membawa tim tamu balik unggul setelah mencetak gol keduanya di menit 80. Gol ini tercipta 20 menit setelah tuan rumah bermain dengan 10 orang menyusul dikartumerahnya Shkelzen Gashi.
Bellinzona sepertinya akan mengakhir pertandingan dengan skor sama kuat 3-3 saat Iacopo La Rocca mencetak gol ketiga tuan rumah hanya satu menit sebelum pertandingan usai. Namun di masa injury time Galatasaray malah mampu menjebol jala mereka untuk kali keempat, yang sekaligus memastikan kemenangan, melalui Lincoln.
Juga baru memastikan kemenangan di menit terakhir pertandingan adalah Paris Saint Germain saat menundukkan Kayserispor dengan skor 2-1.
Mateja Kezman membawa PSG unggul saat laga di Ataturk Kayseri baru berjalan lima menit. Sementara sang wakil Turki harus menunggu cukup lama untuk bisa mencetak gol penyama yang baru datang tiga menit sebelum pertandingan berakhir, adalah Delio Toledo yang mencatatkan namanya di papan skor.
Musibah buat Kayserispor justru datang saat pertandingan menginjak masa injury time. Peguy Luyindula mencetak gol kedua PSG sekaligus menjadi penentu kemenangan.
Kemenangan PSG dan Galatasaray membuka lebar peluang mereka lolos ke babak grup Liga Champions. Di leg kedua yang akan dilangsungkan awal Oktober mendatang, keduanya akan bertindak sebagai tuan rumah. (din/arp)











































