Seperti dikabarkan sebelumnya, proposal penambahan jumlah peserta Piala Eropa yang sudah diajukan beberapa negara sejak tahun lalu akhirnya disetujui dalam kongres sebelum Euro 2008 lalu. Lampu hijau diberikan lebih dari setengah anggota UEFA yang total berjumlah 53 negara.
Hal itu jelas membuka peluang negara kecil untuk ikut mencicipi turnamen tersebut. Namun, kritik sudah diprediksi akan lahir karena penambahan ini dikhawatirkan membuat gengsi kompetisi itu menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak senang dengan hal ini. Praktis separuh dari asosiasi akan lolos terlihat konyol buat saya," cetus Blatter seperti dikutip Reuters, Selasa (7/10/2008).
"Saya tak yakin dengan (berkurangnya) kualitas tapi ini terlalu rumit buat saya dan tak cukup sederhana buat negara-negara untuk saling bersaing," lugas dia.
Selain itu, perubahan nama Piala UEFA menjadi UEFA Europa League mulai musim depan (2009/2010) juga tak lepas dari kritik Blatter. Hal ini dikhawatirkan bisa kembali membuka kemungkinan lahirnya liga super Eropa yang jelas-jelas ditentang Blatter.
"Kami memiliki Liga Champions dan sekarang Europa Liga yang baru ini, di mana pada dasarnya ini adalah divisi pertama dan kedua di Eropa. Beberapa tahun lalu sejumlah klub besar bertujuan membentuk liga Eropa, yang mana tetap hidup di benak beberapa klub, dan sekarang hal ini kembali membuka pintu buat liga super yang bisa merugikan sepakbola," tandas Blatter.
(krs/key)











































