Pada paruh pertama pertandingan, Minggu (13/10/2008) dinihari WIB, Capello memasang formasi 4-3-3 varian 4-5-1 dengan memainkan Frank Lampard, Steven Gerrard dan Gareth Barry sebagai gelandang sentral. Rooney sendiri lebih banyak beraksi di sayap kiri.
Hasil "kacamata" di babak pertama bikin Capello merombak formasi awalnya. Shaun Wright Phillips dimasukkan untuk mengganti Barry, dan Rooney pun dimainkan lebih ke tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rooney sendiri mengaku kalau skema permainan di babak kedua lebih membuatnya "hidup". Namun, penyerang asal klub Manchester United itu enggan pilih-pilih posisi.
"Saya lebih banyak menguasai bola, dan bermain lebih enak. Tapi jika manajer ingin saya bermain di kiri, maka saya akan melakukannya," tegas Rooney seperti dilansir Setanta Sports, Senin (13/10/2008).
"Di babak pertama saya lebih banyak bermain di kiri dan di babak kedua saya memulainya dengan bermain dekat Emile Heskey. Itu dua peranan berbeda," demikian pemain sepakbola berusia 22 tahun itu.
Capello sendiri mengakui bahwa perubahan formasi berarti besar dalam kemenangan timnya. Hasil 45 menit pertama pun diakui sama sekali tak menggembirakan karena timnya bermain terlalu cepat dan bikin banyak kesalahan.
"Kami butuh pemain cepat di kiri dan Wright-Phillips tampil bagus. Di babak kedua Rooney bermain lebih dekat ke Emile Heskey dan dia tampil baik," lugas Capello seperti diwartakan The Sun.
(krs/arp)











































